Sumedang -
Dua orang anak berumur 9 dan 5 tahun menjadi korban penyiraman air keras di Desa Cibunar, Kabupaten Sumedang. Korban nan merupakan kakak adik ini mengalami luka serius akibat penyerangan tersebut.
"Ya memang benar, pada tanggal 15 Juni unit PPA menerima laporan ada diduga 2 orang anak menjadi korban diduga penyiraman air keras. Kami sudah melakukan penyelidikan dan untuk anak malam ini juga sudah kami amankan di Dinas P3A, Dinas Perempuan Perlindungan dan Anak," kata Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansyah dilansir detikJabar, Jumat (19/6/2026).
Tanwin mengatakan kedua kakak beradik ini dua kali menjadi korban penyiraman air keras. Korban inisial RPF (9) mengalami luka permanen pada bagian mata sebelah kiri, sedangkan adiknya inisial KSHZ (5) mengalami luka pada bagian belakang kepala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus ini ya sudah 2 kali kejadian, nan pertama tanggal 12 Mei, nan kedua tanggal 15 Juni. Kakaknya luka permanen di mata sebelah kiri dan adiknya itu luka di bagian belakang kepala," ungkapnya.
Kasus ini tetap dalam penyelidikan kepolisian. Sejumlah saksi dari family korban telah diambil keterangan oleh petugas.
Sementara itu, kedua korban saat ini sudah berada di rumah kondusif dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumedang.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/idh)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·