18 Klub Ajukan Stadion, I.League Umumkan Hasil Evaluasi Infrastruktur 2025/26

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
18 Klub Ajukan Stadion, I.League Umumkan Hasil Evaluasi Infrastruktur 2025/26 Sejumlah penduduk melintas di depan pintu barat Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (31/12/2024).(ANTARA/Irfan Sumanjaya)

I.League mengumumkan hasil pertimbangan prasarana stadion nan diajukan klub peserta kejuaraan ahli Indonesia dalam proses Club Licensing Cycle 2025/26. Penilaian tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan menuju musim kejuaraan 2026/27.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan pertimbangan dilakukan terhadap stadion nan diajukan klub sebagai kandang untuk musim mendatang.

Penilaian mencakup sejumlah aspek prasarana guna mendukung penyelenggaraan pertandingan nan aman, nyaman, profesional, dan sesuai izin kompetisi.

“Evaluasi stadion merupakan bagian dari proses club licensing nan bermaksud memastikan prasarana nan diajukan klub memenuhi standar nan telah ditetapkan. Hasil pertimbangan ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan penyusunan operasional kejuaraan musim 2026/27,” ujar Ferry Paulus dikutip dari laman resmi I League.

Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah stadion dinyatakan telah memenuhi tahapan penilaian prasarana dalam Club Licensing Cycle 2025/26. Beberapa stadion diajukan oleh lebih dari satu klub, sementara klub promosi juga telah mengusulkan stadion kandang mereka sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kejuaraan mendatang.

I.League menegaskan hasil pertimbangan tersebut belum menjadi penetapan final venue pertandingan. Penggunaan stadion pada musim 2026/27 tetap bakal merujuk pada proses verifikasi lanjutan, inspeksi operasional, serta ketentuan kejuaraan nan berlaku.

Status penggunaan stadion juga tetap dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi infrastruktur, program renovasi, maupun pemenuhan persyaratan tambahan nan dibutuhkan.

I.League mencatat Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC merupakan klub promosi. Sementara itu, Stadion Segiri, Stadion Brawijaya, dan Stadion Sultan Agung diajukan dengan komitmen renovasi. Selain itu, Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena masing masing diajukan oleh lebih dari satu klub.

I.League menyebut daftar stadion tersebut merupakan hasil pengajuan klub melalui AFC Club Licensing Administration System (AFC CLAS) siklus 2025/26 dan dapat berubah sesuai pengajuan klub serta ketentuan kompetisi.

Melalui proses penilaian ini, I.League berambisi klub terus melakukan pengembangan dan peningkatan kualitas prasarana stadion secara berkepanjangan sebagai fondasi menghadirkan kejuaraan nan profesional, aman, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Berikut daftar stadion nan telah melalui proses penilaian prasarana Super League dalam Club Licensing Cycle 2025/26:

- Arema FC: Stadion Kanjuruhan
- Bali United FC: Stadion Kapten I Wayan Dipta
- Bhayangkara Presisi Lampung FC: Stadion Sumpah Pemuda
- Borneo FC Samarinda: Stadion Segiri
- Dewa United Banten FC: Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena
- Madura United FC: Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan
- Malut United FC: Stadion Kie Raha
- Persebaya Surabaya: Stadion Gelora Bung Tomo
- Persib Bandung: Stadion Gelora Bandung Lautan Api
- Persija Jakarta: Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium
- Persijap Jepara: Stadion Gelora Bumi Kartini
- Persik Kediri: Stadion Brawijaya
- Garudayaksa FC: Stadion Pakansari
- Persita: Stadion Indomilk Arena
- PSS Sleman: Stadion Maguwoharjo
- PSIM Yogyakarta: Stadion Sultan Agung
- PSM Makassar: Stadion BJ Habibie
- Adhyaksa FC: Banten International Stadium. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia