Sudirman menyampaikan, terdapat satu pasien nan menjadi perhatian unik tim medis lantaran mengalami luka cukup berat. RSUD Chasbullah Abdulmajid tengah mempertimbangkan untuk merujuk pasien tersebut ke master ahli bedah plastik guna penanganan lanjutan.
“Cuma hari ini memang ada satu pasien nan menjadi atensi kita lantaran lukanya nan cukup berat. Jadi ada wacana, ada kemungkinan mau kita rujuk konsul ke master ahli bedah plastik,” jelas Sudirman.
Dia berujar, penanganan tersebut lebih difokuskan pada aspek estetika, lantaran kegunaan vital pasien telah tertangani dengan baik.
“Sebenarnya lebih ke arah estetikanya, jika kegunaan vital sih udah tertangani gitu,” katanya.
Terkait keluhan pasien, Sudirman menyebut sebagian besar tetap merasakan nyeri, meski intensitasnya terus berkurang.
“Rata-rata ya tetap mengeluh nyeri-nyeri aja sih. Nyeri-nyeri walaupun sudah berkurang gitu ya,” ujar Sudirman.
Ke depan, lanjutnya, pasien nan telah menjalani operasi, khususnya ortopedi, tetap memerlukan proses pemulihan lanjutan. Termasuk fisioterapi baik saat tetap dirawat maupun setelah diperbolehkan pulang.
“Tentu kelak untuk recovery-nya selain nan dilakukan di rumah sakit, terapi-terapi nan saat ini berjalan, mungkin kelak bakal dilakukan fisioterapi pasca pulang gitu kan, alias pas kontrol,” kata Sudirman.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·