Jakarta -
Kementerian Haji dan Umrah RI menginformasikan daftar imbauan krusial terbaru di Masjid Nabawi. Dalam rangka menjaga kenyamanan, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah bersama, seluruh jemaah diimbau untuk memperhatikan info terbaru nan bertindak di area Masjid Nabawi.
Simak poin-poin berikut ini.
- Dilarang membagikan duit di dalam Masjid Nabawi.
Pembagian support finansial kudu disalurkan melalui lembaga resmi di dalam Kerajaan Arab Saudi. - Dilarang membawa tas dan peralatan bawaan ke dalam Masjid Nabawi.
- Dilarang mewakafkan/menghadiahkan mushaf ke Masjid Nabawi, selain mushaf cetakan Kompleks Raja Fahd untuk Pencetakan Mushaf Syarif.
- Pusat Pelayanan 'Inayah' (Care Centers)
Hadir unik untuk melayani seluruh jemaah haji dan peziarah. - Dilarang duduk di koridor/jalur pejalan kaki di dalam masjid, serta wajib menghindari saling mendorong dan titik-titik kepadatan.
- Fokus beragama dan tidak menyibukkan diri dengan mengambil foto/dokumentasi.
- Dilarang menggunakan stopkontak listrik untuk mengisi daya perangkat elektronik di dalam masjid maupun di fasilitas-fasilitas penunjangnya.
- Dilarang membawa duit tunai dalam jumlah besar ke dalam Masjid Nabawi.
- Pentingnya mendampingi anak mini selama berada di dalam Masjid Nabawi serta memastikan mereka tidak melakukan gaduh alias mengganggu kenyamanan para jemaah salat.
- Dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam area masjid dan halamannya.
- Wajib melakukan reservasi terlebih dulu untuk melaksanakan salat di Raudah melalui aplikasi resmi di letak nan telah ditentukan, serta menghindari salat di koridor/jalur pejalan kaki masjid.
- Wajib mematuhi pengarahan izin serta bekerja sama dengan petugas lapangan dan pihak keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam Saat Pulang ke Indonesia
Beredar di media sosial Kementerian Haji dan Umrah RI (@kemenhaj.ri) video petugas jemaah membongkar koper jemaah haji nan berisi air Zamzam. Dibungkus aluminium dan dilakban cokelat menjadi siasat jemaah dalam memasukkan air Zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin.
Namun, air Zamzam tetap bakal terlihat di mesin X-ray lantaran air zamzam mempunyai karakter unik nan tidak bisa ditutupi oleh apapun. Proses pembongkaran koper memerlukan waktu nan cukup lama sehingga bisa menyebabkan keterlambatan jemaah masuk ke pesawat.
Sebagai informasi, ada larangan membawa air Zamzam dari Tanah Suci ke Indonesia. Air Zamzam tidak diperbolehkan dibawa di dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Tanah Air.
Setiap jemaah bakal mendapatkan pengedaran air Zamzam resmi setibanya di Indonesia, sehingga tidak perlu membawa sendiri dari Arab Saudi. Jemaah diminta mematuhi ketentuan penerbangan demi kelancaran proses pemeriksaan bagasi, keamanan penerbangan, dan kenyamanan seluruh jemaah.
(kny/jbr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·