10 Makanan MPASI yang Bantu Menambah Berat Badan Bayi secara Sehat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
10 Makanan MPASI nan Bantu Menambah Berat Badan Bayi secara Sehat Ilustrasi(magnifik)

MASA pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) merupakan periode krusial dalam mendukung pertumbuhan bayi. Selain memenuhi kebutuhan daya dan unsur gizi, MPASI juga berkedudukan dalam membantu bayi mencapai kenaikan berat badan nan sesuai dengan usianya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa setelah usia enam bulan, ASI saja tidak lagi mencukupi kebutuhan daya bayi sehingga diperlukan makanan pendamping nan padat gizi dan diberikan secara bertahap.

WHO menyarankan agar MPASI mengandung kombinasi karbohidrat, protein hewani, lemak sehat, vitamin, serta mineral.

Berikut sepuluh jenis makanan nan dapat menjadi pilihan untuk mendukung kenaikan berat badan bayi secara sehat.

1. Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh nan baik, daya tinggi, serta vitamin E nan membantu mendukung pertumbuhan bayi.

2. Telur

Telur merupakan sumber protein berbobot tinggi nan mengandung kolin, unsur besi, dan vitamin B12. Telur dapat diberikan setelah matang sempurna untuk mengurangi akibat infeksi.

3. Ikan berlemak

Ikan seperti salmon alias sarden kaya bakal masam lemak omega-3 dan protein nan krusial bagi perkembangan otak dan pertumbuhan tubuh.

4. Daging sapi

Daging sapi mengandung protein, unsur besi, dan seng nan berkedudukan dalam pembentukan jaringan tubuh dan mendukung pertumbuhan optimal.

5. Hati ayam alias hati sapi

Dalam jumlah nan sesuai, hati merupakan sumber unsur besi dan vitamin A nan baik untuk bayi.

6. Kentang

Kentang menyediakan karbohidrat sebagai sumber daya nan dibutuhkan bayi selama masa pertumbuhan.

7. Ubi jalar

Selain kaya energi, ubi jalar juga mengandung beta-karoten nan baik untuk kesehatan mata dan sistem imun.

8. Yogurt tanpa tambahan gula

Yogurt mengandung protein, lemak, dan kalsium nan mendukung kesehatan tulang serta pertumbuhan bayi.

9. Kacang-kacangan nan dihaluskan

Selai kacang tanpa gula alias kacang nan diolah menjadi pasta lembut dapat menjadi sumber protein dan lemak sehat. Namun, pemberiannya perlu disesuaikan agar tidak berisiko menyebabkan bayi tersedak.

10. Keju

Keju mengandung lemak, protein, dan kalsium nan dapat menambah asupan daya bayi jika diberikan dalam jumlah nan sesuai.

WHO menekankan bahwa keberhasilan MPASI tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan, tetapi juga gelombang dan variasinya. Bayi usia 6–8 bulan dianjurkan makan dua hingga tiga kali sehari disertai camilan bergizi jika diperlukan. Seiring bertambahnya usia, gelombang makan dapat ditingkatkan menjadi tiga hingga empat kali sehari.

Orang tua juga disarankan memantau pertumbuhan bayi secara rutin melalui penimbangan berat badan dan konsultasi dengan tenaga kesehatan. Jika berat badan bayi tidak bertambah sesuai kurva pertumbuhan, pertimbangan pola makan dan kondisi kesehatan perlu dilakukan lebih lanjut.

Penting diingat bahwa tujuan utama MPASI bukan sekadar membikin berat badan bayi naik, melainkan memastikan pertumbuhan berjalan optimal dengan asupan gizi nan seimbang. Oleh lantaran itu, pemberian makanan sebaiknya disesuaikan dengan usia, keahlian makan, dan kebutuhan masing-masing bayi.

Sumber: WHO

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia