Suasana deretan gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (30/4/2026).(MI/AGUNG WIBOWO)
Perbedaan tingkat pendapatan antarkota besar di bumi tetap menunjukkan kesenjangan nan sangat lebar pada 2026. Berdasarkan info rata-rata penghasilan bulanan setelah pajak di 69 kota besar dunia, sejumlah kota metropolitan nan menjadi pusat aktivitas ekonomi rupanya tetap mempunyai tingkat pendapatan pekerja nan relatif rendah dibandingkan kota-kota dengan bayaran tertinggi.
Kairo, Mesir, tercatat sebagai kota besar dengan rata-rata gaji terendah di dunia pada 2026. Pekerja di ibu kota Mesir tersebut mempunyai pendapatan bersih rata-rata sekitar US$220 (sekitar Rp3,4 juta) per bulan setelah pajak.
Jakarta, Indonesia, berada di posisi berikutnya dengan rata-rata penghasilan bersih sebesar US$426 (sekitar Rp6,6 juta) per bulan. Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Jakarta mempunyai aktivitas upaya nan berkembang pesat, namun tingkat pendapatan rata-rata pekerjanya tetap berada jauh di bawah banyak kota metropolitan dunia lainnya.
Manila, Filipina, menempati posisi ketiga dalam daftar kota dengan penghasilan terendah dengan pendapatan bersih rata-rata US$471 per bulan. Meskipun menjadi pusat ekonomi dan jasa upaya di Filipina, pendapatan rata-rata di kota ini tetap tergolong rendah secara global.
Berikut adalah daftar 10 kota besar dengan rata-rata penghasilan terendah di bumi pada 2026:
| 1 | Kairo, Mesir | US$220 |
| 2 | Jakarta, Indonesia | US$426 |
| 3 | Manila, Filipina | US$471 |
| 4 | Delhi, India | US$538 |
| 5 | Rio de Janeiro, Brasil | US$594 |
| 6 | Bangkok, Thailand | US$623 |
| 7 | Bogotá, Kolombia | US$718 |
| 8 | Mumbai, India | US$777 |
| 9 | Santiago, Cili | US$798 |
| 10 | Bangalore, India | US$804 |
Di India, Delhi mencatat rata-rata penghasilan bulanan sebesar US$538, sementara Mumbai berada di nomor US$777. Meskipun Mumbai merupakan pusat finansial dan industri hiburan, ketimpangan ekonomi nan tinggi membikin rata-rata pendapatannya tetap berada di golongan bawah. Bangalore, nan dikenal sebagai pusat teknologi dan startup, melengkapi daftar 10 besar dengan rata-rata US$804 per bulan.
Di area Amerika Latin, Rio de Janeiro (Brasil) mencatat pendapatan bersih US$594, disusul Bogotá (Kolombia) dengan US$718, dan Santiago (Cili) sebesar US$798 per bulan.
Kesenjangan pendapatan dunia terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan kota-kota berpenghasilan tertinggi. Zurich, Swiss, memimpin daftar bumi dengan rata-rata penghasilan bersih mencapai US$8.363 per bulan—hampir 38 kali lipat lebih tinggi dibandingkan Kairo. Sementara itu, San Francisco di Amerika Serikat menempati posisi kedua dengan pendapatan rata-rata US$7.601 per bulan.
Catatan Metodologi:
Data ini membandingkan rata-rata penghasilan bulanan setelah pajak di 69 kota besar bumi pada 2026. Seluruh nilai dikonversi ke dolar Amerika Serikat (USD) menggunakan info Numbeo nan dipublikasikan melalui laporan komparasi nilai dunia Deutsche Bank. Perhitungan ini hanya mencerminkan pendapatan bersih rata-rata pekerja dan tidak memasukkan parameter biaya hidup alias tingkat daya beli (Purchasing Power Parity).
English (US) ·
Indonesian (ID) ·