10.000 KTP Penerima Bansos Dipakai Orang Beli Rumah-Mobil

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan banyak Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) disalahgunakan orang lain untuk membeli aset hingga mendirikan perusahaan.

"Banyak contoh KTP milik family penerima manfaat digunakan orang lain untuk membeli aset, seperti rumah, tanah, dan mobil, apalagi untuk membikin perusahaan," ujar Gus Ipul pada Rabu (14/10/2026).

Gus Ipul menjelaskan bahwa setiap dugaan penyelewengan tersebut dapat disanggah melalui jasa resmi nan telah disediakan, mulai dari pusat panggilan (call center) hingga aplikasi alias portal perlindungan sosial.

Melalui digitalisasi bansos, pemerintah berambisi bisa memperoleh info nan lebih mutakhir dan akurat. Pemerintah mau mencegah KTP masyarakat tidak bisa dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab, nan pada akhirnya membikin mereka kehilangan kewenangan untuk menerima bansos.

Sebelumnya, per 4 September 2026, Gus Ipul memproyeksikan ada lebih dari 10.000 KTP milik masyarakat desil pertama nan disalahgunakan. KTP mereka dipinjam untuk membuka rekening bank, membeli kendaraan bermotor, membeli tanah, hingga mendirikan perusahaan.

"Jumlah pastinya belum saya ketahui, tetapi perkiraannya sudah lebih dari 10.000," kata Gus Ipul kepada awak media, Jumat (04/09/2026).

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑