Jakarta -
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk menjadi pusat aktivitas Masak Besar Kuali Merah Putih nan digagas oleh Youtuber Bobon Santoso berbareng Tim Kuali Merah Putih, bekerja-sama dengan Satgas Pamtas Yon Arhanud 1/PBC/1 Kostrad.
Kegiatan masak besar nan dipusatkan di area PLBN Aruk tersebut menjadi ruang jumpa lintas komponen masyarakat, mulai dari TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sambas, petugas PLBN Aruk, perwakilan Kesultanan Sambas, pelajar se-Kecamatan Sajingan Besar, hingga tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Kepala PLBN Aruk, Viktorius Dunand mengapresiasi kerjasama nan terbangun antara Bobon Santoso, Tim Kuali Merah Putih, dan Satgas Pamtas. Ia menilai aktivitas tersebut membawa akibat positif bagi masyarakat perbatasan, baik dari sisi sosial maupun penguatan rasa cinta Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui aktivitas seperti ini, kami berambisi kerja sama lintas pihak terus terjalin dan bisa memperkuat semangat persatuan serta integritas masyarakat di beranda terdepan negara," ujar Viktorius dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Selain memasak dalam skala besar, rangkaian aktivitas sosial turut mewarnai acara, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan sunatan massal bagi anak-anak nan digelat pada Minggu (7/6).
Kegiatan ini disambut antusiasme masyarakat lantaran memberikan faedah langsung, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di wilayah perbatasan.
Bobon Santoso menyampaikan kebahagiaannya dapat datang langsung di tengah masyarakat Sajingan Besar. Menurutnya, Masak Besar Kuali Merah Putih tidak sekadar aktivitas kuliner, melainkan sarana berbagi dan menanamkan nilai kebangsaan.
"Hadirnya Masak Besar Kuali Merah Putih di sini diharapkan dapat memberikan akibat dan faedah bagi seluruh masyarakat. Saya sangat senang bisa berada langsung di area perbatasan dan berbagi kebahagiaan berbareng warga," ungkap Bobon.
Kemeriahan aktivitas semakin terasa dengan penampilan seni dan atraksi budaya Dayak dari Kelompok Adat Tariu Borneo Bangkule Rajank (TBBR), nan menegaskan kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari identitas nasional.
Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, aktivitas dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon matoa di area Pasar Wisata PLBN Aruk, nan dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkopimda, TNI, Bobon Santoso, dan Kepala PLBN Aruk.
Puncak aktivitas ditandai dengan pembagian hasil Masak Besar Kuali Merah Putih kepada sekitar 1.000 masyarakat perbatasan nan hadir.
Antusiasme penduduk menunjukkan bahwa PLBN Aruk tidak hanya berfaedah sebagai gerbang negara, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan nan menghadirkan faedah nyata.
Melalui aktivitas ini, PLBN Aruk nan dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI kembali menegaskan perannya sebagai beranda terdepan NKRI nan hidup, hangat, dan penuh semangat gotong royong.
(prf/ega)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·