Wakil Kepala BGN Bantah Kematian Balita di Cianjur Akibat Makan MBG

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 27 April 2026 |09:49 WIB

Wakil Kepala BGN Bantah Kematian Balita di Cianjur Akibat Makan MBG

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) membantah berita nan menyebut bahwa meninggalnya seorang balita di Cianjur, Jawa Barat, disebabkan oleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan info tersebut tidak benar.

"Tidak betul meninggalnya bayi usia 2 tahun di Cianjur lantaran Program MBG," tegas Nanik dalam keterangan resminya seperti dikutip Senin (27/4/2026).

Dia menjelaskan, makanan MBG diberikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukasirna 02 Leles pada 14 April 2026 dan langsung dikonsumsi oleh penerima faedah pada hari nan sama. Menu nan disajikan terdiri dari mi kecap, telur dadar, susu, dan buah.

Namun, pada malam hari dan keesokan paginya, orang tua anak memberikan tambahan makanan di luar program MBG, berupa apel dan susu formula nan dibeli secara mandiri.

Gejala baru muncul dua hari kemudian, tepatnya pada 16 April 2026, saat anak mulai mengalami muntah-muntah. Nanik menegaskan, dari total 2.174 penerima faedah nan menerima MBG pada 14 April, tidak ada satu pun nan mengalami gangguan pencernaan.

"Hal ini menjadi parameter bahwa makanan nan disalurkan dalam kondisi kondusif dan layak konsumsi," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com