Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari upaya berbareng dalam menangani persoalan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan di Indonesia.
Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Gerakan ASRI digagas langsung oleh Presiden Prabowo nan diharapkan bisa menyelesaikan beragam persoalan lingkungan termasuk penanggulangan sampah secara berbareng seluruh lapisan masyarakat termasuk dari sektor korporasi.
Saat ini sumber sampah ini rata-rata alias 50% berasal dari sampah rumah tangga sisanya berasal dari korporasi dan ruang publik. Dimana untuk sampah RT bakal ditangani oleh Pemda/Pemkot sementara sampah kawasan/korporasi wajib ditangani sendiri lantaran nilainya mencapai 40%.
KLH mendorong pengelolaan sampah secara berdikari oleh korporasi, hotel, restoran, dan kafe (Horeka) bakal diberikan hukuman manajemen bagi pelanggar. Di Jakarta KLH memberi hukuman ke 500 unit usaha, di Bali disanksi 400 unit upaya nan melanggar patokan ini
Pemerintah menargetkan penanganan sampah selesai 2029. Seperti apa langkah penanganan sampah lewat aktivitas ASRI? Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq dalam Nation Hub, CNBC Indonesia (Jum'at, 24/04/2026)
Add
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·