Muzani Soroti Produksi Susu RI Rendah, Targetkan Dataran Tinggi Jadi Sentra

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Wonosobo -

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti tetap rendahnya produksi susu nasional dibandingkan kebutuhan dalam negeri. Ia menyebut kondisi ini menjadi kesempatan besar untuk mendorong pengembangan sentra sapi perah, khususnya di wilayah beriklim sejuk seperti di Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng).

Hal itu disampaikan Muzani saat membuka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026). Menurutnya, produksi susu dalam negeri saat ini baru bisa memenuhi sekitar seperempat dari total kebutuhan nasional.

"Produksi susu kita maksimal sekitar 23 sampai 25 persen dari kebutuhan nasional. Artinya tetap ada sekitar 75 persen pasar nan bisa diisi," kata Muzani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai wilayah dataran tinggi seperti Wonosobo mempunyai potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra sapi perah. Kondisi alam nan dingin dinilai cocok untuk mendukung produktivitas ternak, khususnya penghasil susu.

"Dengan alam nan dingin dan dataran tinggi, Wonosobo sangat potensial menjadi sentra pemenuhan kebutuhan susu segar nasional," ujarnya.

Muzani juga mengaitkan kebutuhan susu dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) nan dijalankan pemerintah. Ia memperkirakan permintaan susu segar bakal terus meningkat seiring penyelenggaraan program tersebut.

"Ke depan, kebutuhan susu bakal semakin besar. MBG bakal mendorong konsumsi susu segar sebagai bagian dari pemenuhan gizi masyarakat," jelasnya.

Selain itu, Muzani menyoroti produktivitas sapi perah di Indonesia nan tetap tertinggal dibanding negara lain. Ia menyebut rata-rata sapi perah di dalam negeri hanya bisa menghasilkan 10-15 liter susu per hari, sementara di negara subtropis bisa mencapai 25-30 liter per hari.

"Ini selisih nan cukup besar dan berpengaruh pada keekonomian peternak," ucapnya.

Karena itu, dia mendorong pengembangan bibit sapi nan lebih adaptif dengan suasana tropis namun tetap mempunyai produktivitas tinggi. Menurutnya, perihal ini krusial untuk meningkatkan daya saing sektor peternakan nasional.

Dalam kesempatan itu, Muzani juga berambisi adanya support investasi serta kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan sentra sapi perah di beragam daerah.

"Kita butuh pengenalan, situasi nan mendukung, dan tentu investasi agar daerah-daerah potensial bisa berkembang menjadi sentra susu nasional," tuturnya.

(bel/aud)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News