Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia melaporkan, persediaan devisa Indonesia tersisa USD 148,2 miliar, pada Maret 2026, alias susut USD 3,7 miliar, dari bulan sebelumnya. Penurunan persediaan devisa tersebut disebabkan penggunaan untuk kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Rabu, 08/04/2026) berikut ini.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·