Kericuhan terjadi saat pelantikan kepengurusan organisasi di aula Kantor Pemprov Sumut, Medan, Minggu (19/4). Akibatnya, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengalami luka-luka saat melerai.
Dalam video nan beredar, tampak seorang pengurus organisasi mengalami pendarahan di bagian kepala. Suasana pelantikan juga terlihat ricuh, dengan sejumlah orang berteriak-teriak.
Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqin Hasrimi, mengatakan kericuhan terjadi setelah aktivitas legal bihalal sekaligus pelantikan pengurus family Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut periode 2025–2030.
"Setelah kami melaksanakan pengamanan, dalam konteks ini kami tidak mengetahui secara pasti lantaran ini internal KAMMI. Setelah Bapak Wakil Gubernur selesai aktivitas dan turun ke bawah, kami pun selesai bertugas. Kemudian kami mendengar keributan. Tentu nan bertanggung jawab soal keamanan adalah Satpol PP. Tadi juga ada rekan-rekan dari Polres nan langsung membantu melerai kericuhan," kata Moettaqin di instansi gubernur.
Moettaqin menjelaskan, anggotanya berjulukan Rahmat Daulay terluka akibat terkena pukulan hingga hidungnya berdarah. Ia menyebut pihaknya belum mengetahui pelaku pemukulan tersebut.
"Kebetulan ada personil kami berjulukan Rahmat Daulay nan terkena pukulan. Kami belum tahu siapa nan memukul. Kericuhan terjadi di lantai dua. Setelah kami lerai, situasi sudah kembali kondusif dan massa membubarkan diri," ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat kerusakan akomodasi maupun sarana prasarana.
Moettaqin berambisi kejadian serupa tidak terulang kembali. Saat ini, Rahmat telah dibawa ke Rumah Sakit Haji untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Kami berambisi kejadian ini tidak terjadi lagi. Kami juga berambisi rekan-rekan KAMMI dapat melakukan konsolidasi dengan lebih baik sebelum aktivitas berlangsung," pungkas Moettaqin.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·