Harga mobil diesel jejak di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua terpantau tetap cukup stabil di tengah beragam sentimen pasar. Pedagang menyebut banderol unit terkenal seperti MPV dan SUV diesel belum mengalami koreksi signifikan meski tekanan datang dari kenaikan nilai BBM.
Penggawa lapak mobil, Peter, mengatakan nilai mobil diesel jejak tetap memperkuat mengikuti kondisi unit dan tahun produksi. Ia menyebut model seperti Toyota Innova Diesel hingga Toyota Fortuner Diesel tetap menjadi referensi utama di pasar.
“Harganya tetap bertahan. Kayak mulai dari Toyota Innova jenis G tahun 2019 itu sekitar Rp300 jutaan,” ujar Peter kepada kumparan belum lama ini.
Sementara untuk Innova generasi lebih lama, nilai condong lebih bervariasi tergantung jenis dan kondisi kendaraan. Namun secara umum, banderolnya tetap berada di level nan relatif stabil untuk segmen diesel.
“Itu sekitar Rp220 juta jika jenis G tahun 2014, lantaran tetap memperkuat harganya,” kata Peter.
Ia juga menambahkan, untuk model Innova nan lebih baru, nilai bisa menembus nomor lebih tinggi. Bahkan unit dengan tahun produksi mendekati baru tetap dipasarkan di kisaran menengah ke atas.
“Kalau bicara Toyota Innova nan tahun muda misalnya nan keluaran 2024 sekitar Rp350 jutaan lah,” ucapnya.
Ia melanjutkan, untuk model SUV ladder frame seperti Fortuner, nilai condong lebih tinggi terutama untuk tahun muda. Bahkan jenis tertentu dengan tampilan sporty tetap mempunyai nilai jual nan cukup kuat di pasar.
“Terus jika nan Toyota Fortuner 2021 jenis TRD tetap di nomor Rp430 jutaan. Sedangkan nan jenis GR Rp440 jutaan sampai Rp445 jutaan. Tapi jika Fortuner agak tua 2016 sekitar Rp320 jutaan,” katanya.
Untuk segmen SUV diesel lainnya seperti Mitsubishi Pajero Sport Diesel, nilai pasar juga menunjukkan pola nan mirip. Unit tahun lama tetap berada di kisaran Rp 300 jutaan, sementara tahun lebih muda bisa menyentuh Rp 400 jutaan.
“Mitsubishi Pajero tahun 2016 sekitar Rp320 juta sampai Rp330 juta mirip lah sama Fortuner. Kalau nan mudaan lagi tahun 2019 tetap Rp400 jutaan terakhir saya jual,” kata Peter.
Ia menegaskan, nilai Mitsubishi Pajero Sport diesel jarang turun jauh di bawah Rp400 juta untuk unit nan relatif muda. Kondisi kendaraan dan riwayat penggunaan menjadi aspek utama nan memengaruhi nilai jual di lapangan.
“Kalau Mitsubishi Pajero di bawah Rp400 juta kecil, tergantung kondisi mobil tapi,” ujarnya.
Untuk unit nan lebih baru, khususnya tahun 2020 ke atas, nilai apalagi tetap berada di level tinggi. Model generasi terbaru disebut tetap dipasarkan di kisaran nyaris Rp500 juta.
“Nah jika cari nan muda misal tahun 2020 ke atasnya lantaran model baru tetap sekitar Rp460 juta sampai Rp470 juta,” pungkasnya.
Selain tahun produksi, aspek jarak tempuh juga menjadi pertimbangan krusial bagi konsumen. Ia menyebut idealnya mobil jejak mempunyai penggunaan tahunan nan rendah agar tetap diminati pasar.
“Kalau mobil jejak gampangnya untuk kondisi oke, kudu di bawah 10 ribu dalam setahun kilometernya. Itu bisa dibilang enggak terlalu capek mobilnya,” tutupnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·