UMKM Kudus Didukung Daftar Produk di Toko Daring

Sedang Trending 1 jam yang lalu

UMKM Kudus didorong untuk daftarkan produknya ke toko daring.

, KUDUS, – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, didorong untuk mendaftarkan produk mereka di toko daring guna meningkatkan kesempatan menjadi penyedia produk nan dibutuhkan pemerintah daerah. Doni Tondo Setiaji, selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Kudus, menyatakan bahwa aplikasi toko daring seperti Mbizmarket dan Tisera menawarkan proses pendaftaran nan lebih mudah dibandingkan e-katalog.

Pendaftaran melalui e-katalog mengharuskan pelaku upaya melengkapi perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sementara di toko daring, prosesnya lebih sederhana tanpa syarat tersebut. "Sambil melengkapi izin usahanya, pelaku UMKM tetap bisa berdagang lewat toko daring," ujar Doni.

Pemanfaatan e-purchasing diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengadaan peralatan dan jasa pemerintah serta membuka kesempatan besar bagi UMKM terlibat. Berdasarkan info hingga 22 April 2026, terdapat 115 UMKM nan telah terdaftar di Mbizmarket, 17 di Tisera, dan 108 di e-katalog V6. Satu UMKM apalagi terdaftar di kedua sistem tersebut.

Doni menambahkan bahwa pihaknya bakal terus mendorong penggunaan e-purchasing di seluruh organisasi perangkat wilayah (OPD) untuk mempercepat proses pengadaan dan meningkatkan akuntabilitas anggaran. Dengan bertambahnya UMKM di toko daring, OPD didorong untuk melakukan transaksi melalui platform ini. "Saat ini transaksi di toko daring menunjukkan peningkatan. Sistem digital membikin proses lebih cepat, transparan, dan terpantau," jelasnya.

Transaksi melalui toko daring dianggap lebih mudah dan akuntabel lantaran semua bukti transaksi, termasuk invoice, diatur oleh sistem, memudahkan bendaharawan OPD dalam pertanggungjawaban.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional