Trump Ancam Akan Pecat Ketua Fed Jerome Powell Kalau Masih Menjabat pada 15 Mei

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Donald Trump dan Jerome Powell Foto: Carlos Barria/Reuters

Presiden AS Donald Trump kembali menakut-nakuti Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Trump menakut-nakuti bakal memecat kepala bank sentral itu jika tetap menjabat melampaui masa jabatannya.

Dikutip dari AFP, Kamis (16/4), masa kedudukan Powell sebagai Ketua Federal Reserve bakal berhujung pada 15 Mei. Namun, dia tetap bisa menjabat sebagai ketua jika belum ada sosok nan dikonfirmasi sebagai penggantinya.

Powell pada bulan lampau mengatkan tidak bakal meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur The Fed sampai penyelidikan Kementerian Kehakiman nan melibatkannya betul-betul selesai dengan transparansi dan kepastian.

Sangat jarang bagi mantan ketua The Fed tetap berada di majelis redaksi setelah tak lagi menjabat sebagai ketua. Masa kedudukan Powell sebagai Gubernur The Fed bakal berhujung pada 2028.

"Saya bakal memecatnya jika dia tidak pergi tepat waktu," kata Trump kepada Fox Business.

"Saya mau memecatnya," kata Trump lagi.

Donald Trump dan Jerome Powell Foto: Carlos Barria/Reuters

Trump dalam setahun terakhir telah berulang kali mengecam Powell lantaran tidak memotong suku kembang secara lebih agresif. Pemerintahan Trump telah menargetkan The Fed nan independen di beberapa tingkatan, menginisiasi penyelidikan terhadap Powell atas pembengkakan biaya pembaharuan bank sentral dan berupaya untuk menggulingkan gubernur The Fed lainnya, Lisa Cook.

Soal apakah bakal menghentikan penyelidikan nan melibatkan Powell, Trump berkata: "Saya tidak main-main. Saya kudu mencari tahu".

Trump telah menunjuk mantan bankir Kevin Warsh untuk menggantikan Powell. Namun, penunjukan Warsh kudu dikonfirmasi oleh Senat AS sebelum menjalani masa jabatannya. Warsh dijadwalkan untuk mengikuti sidang konfirmasi di hadapan Komite Perbankan Senat pada Selasa (21/4) minggu depan.

Meski demikian, Warsh menghadapi tantangan berat lantaran beberapa personil parlemen mengkritik penyelidikan Kementerian Kehakiman sebagai tekanan politik terhadap bank sentral.

Anggota Partai Republik nan juga personil Komite Perbankan Senat, Thom Tillis, telah berjanji untuk menunda penunjukan Warsh selama penyelidikan belum selesai.

Menkeu AS: Kevin Warsh Kandidat Terbaik untuk Gantikan Jerome Powell

Kevin Warsh. Foto: Ann Saphir/REUTERS

Namun, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa personil Partai Republik di komite sepakat meyakini Warsh adalah kandidat terbaik untuk menggantikan Powell.

"Saya sangat optimistik bahwa Kevin Warsh bakal menjadi ketua The Fed tepat waktu," katanya dalam konvensi pers.

Dalam aktivitas CNBC pada Rabu (15/4) kemarin, Bessent mengatakan berambisi semua orang bakal bekerja untuk menjadikan Warsh sebagai ketua The Fed pada 16 Mei.

Powell pertama kali memimpin The Fed di masa kedudukan pertama Trump pada 2018. Ia kemudian ditunjuk kembali memimpin The Fed di era kepemimpinan Joe Biden pada 2022.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan