Tidak ada Toyota Veloz dengan jenis bermesin 1.500 cc konvensional alias jenis internal combustion engine (ICE) di katalog mobil laman resmi pabrikan. Praktis, MPV family itu menyisakan jenis dengan teknologi hybrid electric vehicle alias HEV.
"Iya, kita transfer semua ke hybrid. Tidak, itu untuk seterusnya, (varian ICE) enggak ada, terakhir Februari," jelas Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam ditemui di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Menilik info Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), akumulasi penjualan wholesales alias pengedaran dari pabrik ke diler seluruh lini Toyota Veloz mencapai 2.872 unit dari Januari hingga Maret 2026.
Rinciannya untuk jenis konvensional hanya tersalurkan sebanyak 63 unit, nan mana aktivitas produksinya hanya melangkah dari Januari sejumlah 49 unit dan turun menjadi 14 unit pada Februari. Sisanya begitu didominasi oleh jenis HEV dengan jumlah 2.809 unit.
Kemudian dari sisi penyerapan varian, jenis V HEV sedikit lebih banyak dengan raihan 1.644 unit dan untuk Q HEV totalnya mencapai 1.165 unit pada kuartal pertama tahun ini. Banderolnya mulai Rp 308 jutaan on the road (OTR) Jakarta.
Sebelum jenis hibridanya melakoni debut pada November 2025, total penjualan wholesales Veloz ICE sepanjang tahun lampau mencapai 9.182 unit. Kalau ditarik sejak November 2021, Veloz non-hybrid generasi ke-2 ini telah terjual sebanyak 101.097 unit.
Menyoal pemesanan Toyota Veloz HEV, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengatakan jumlah pemesanan nan masuk sudah mencapai 6.500 unit dari November tahun lampau hingga Februari kemarin. Sudah melampaui Veloz non-hybrid.
“Kalau sampai hari ini tercatat sekitar 6.500 unit, at least. Berarti jika kita bagi bulan, rata-rata sekitar 1.800 unit,” ucap Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) kala itu, Jap Ernando Demily di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
New Veloz Hybrid EV mengemas mesin 2NR-VEX dengan sistem Series-Parallel Hybrid nan dikontrol Toyota Hybrid System (THS). Efisiensi bahan bakarnya diklaim 40 persen lebih baik dibanding Veloz ICE.
Di atas kertas, mobil ini menawarkan 111 PS, kombinasi 91 PS (89,7 dk) dari mesin bensin dan 80 PS (78,9 dk) dari motor listrik. Torsi mesin 121 Nm dipadukan dengan 141 Nm dari motor listrik, disalurkan melalui transmisi eCVT.
Di samping mengemas teknologi hibrida new Toyota Veloz Hybrid EV turut mendapat penyempurnaan pada setelah suspensi untuk meminimalisasi body roll serta penyempurnaan aspek NVH (Noise, Vibration, Harshness).
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·