Top 3 News: Kritik Pedas Sekjen PDIP ke Bupati Malang yang Lantik Anak jadi Kadis Sebut Tidak Elok

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini mengenai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta Fraksi PDIP DPR mengkritik langkah Bupati Malang HM Sanusi nan melantik anak kandungnya Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Malang.

Hasto menilai perihal itu melangkahi meritokrasi. Hasto menilai, pelantikan itu tidak setara dan kurang elok buat masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora namalain Nus Kei, menjadi korban penusukan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Minggu 19 April 2026. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kabupaten Maluku Tenggara, sesaat setelah korban tiba dari Jakarta. Namun, secara tiba-tiba korban langsung diserang menggunakan sebilah pisau.

Rositah menjelaskan, korban lampau dibawa ke rumah sakit pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal bumi lantaran luka nan dialami.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah mengenai Anggota DPR Uya Kuya marah usai disebut mempunyai 750 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program makan bergizi cuma-cuma (MBG). Menurut dia, perihal itu tidaklah betul dan merugikan dirinya secara individual lantaran mendapat hujatan di sosial media.

Uya pun akhirnya memilih jalur norma dengan melaporkan para akun-akun nan meresahkan ke Polda Metro Jaya. Diketahui, laporan diterima Sabtu 18 April 2026 dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/Polda Metro Jaya. Polisi membenarkan adanya laporan tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto. Budi menjelaskan, laporan itu berangkaian dengan dugaan penyebaran info tidak betul nan beredar di media sosial. Namun, polisi belum mengungkap pihak nan dilaporkan dalam perkara tersebut.

Berikut deretan buletin terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 19 April 2026:

1. Kritik Pedas Sekjen PDIP ke Bupati Malang nan Lantik Anak jadi Kadis: Tidak Elok

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta Fraksi PDIP DPR mengkritik langkah Bupati Malang, HM Sanusi nan melantik anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Malang. Hasto menilai perihal itu melangkahi meritokrasi.

"Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi perihal tersebut. Ya, lantaran bagaimanapun juga sistem meritokrasi itu kudu dibangun. Kita nggak bisa ya, mengedepankan hal-hal nan di luar meritokrasi tersebut," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu 18 April 2026.

Hasto menilai, pelantikan itu tidak setara dan kurang elok buat masyarakat.

"Jangan sampai ada praktik-praktik nan tidak adil. Itulah nan dikritisi oleh PDI Perjuangan. Jadi nan tadi, jika orang Jawa itu bilang 'kurang elok' ya. Bapaknya Bupati, anaknya Kepala Dinas ya," kata Hasto.

Selengkapnya...

2. Kronologi Ketua DPC Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditikam OTK hingga Tewas di Bandara

Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, menjadi korban penusukan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Minggu19 April 2026. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kabupaten Maluku Tenggara, sesaat setelah korban tiba dari Jakarta. Namun, secara tiba-tiba korban langsung diserang menggunakan sebilah pisau.

"Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, dikutip dari keterangan diterima, Minggu 19 April 2026.

Rositah menjelaskan, korban lampau dibawa ke rumah sakit pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal bumi lantaran luka nan dialami.

Terkait motif, Rositah mengungkap interogator tetap mendalami keterangan dari para pelaku.

Selengkapnya...

3. Geram Dituduh Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polisi

Anggota DPR RI, Uya Kuya berang usai disebut mempunyai 750 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program makan bergizi cuma-cuma (MBG). Menurut dia, perihal itu tidaklah betul dan merugikan dirinya secara individual lantaran mendapat hujatan di sosial media.

Uya pun akhirnya memilih jalur norma dengan melaporkan para akun-akun nan meresahkan ke Polda Metro Jaya. Diketahui, laporan diterima Sabtu 18 April 2026 dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/Polda Metro Jaya. Polisi membenarkan adanya laporan tersebut.

"Iya benar, Uya Kuya sudah membikin laporan polisi mengenai hoaks tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Minggu 19 April 2026.

Budi menjelaskan, laporan itu berangkaian dengan dugaan penyebaran info tidak betul nan beredar di media sosial. Namun, polisi belum mengungkap pihak nan dilaporkan dalam perkara tersebut.

Selengkapnya...

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita