Ketua DPD Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Golkar: Kader Jangan Terpancing

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Nus Rumatora alias Nus Kei menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur pada Minggu (19/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kabar duka datang dari Golkar. Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Rumatora alias dikenal Nus Kei, meninggal bumi pada Minggu (19/4). Nus Kei meninggal usai ditikam orang tak dikenal.

Berdasarkan info dihimpun, Nus Kei baru mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur dari Jakarta. Tidak lama setelah itu, tiba-tiba terjadi keributan dan penikaman.

Korban ditikam di bagian leher, dada dan perut oleh orang tak dikenal. Nus Kei sempat mendapat perawatan dari petugas medis nan ada di letak dan dibawa ke rumah sakit. Namun, dinyatakan meninggal bumi setelah kritis.

Sekjen Golkar Sarmuji ditemui di DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (8/1/2026). Foto: Abid Raihan/kumparan

Sekjen Golkar Sarmuji mengkonfirmasi berita duka ini.

"Setelah kami cek ke Ketua DPD Provinsi Maluku, buletin itu betul adanya," kata Sarmuji ketika dikonfirmasi.

Kepolisian belum memberikan keterangan mengenai kasus ini. Namun, Golkar meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Kami sangat berduka, sedih dan marah atas peristiwa ini. Kami mengucapkan bela sungkawa kepada family dan family besar DPD Maluku khususnya Maluku Tenggara. Kami menuntut abdi negara kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut," kata Sarmuji.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Nus Rumatora alias Nus Kei menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur pada Minggu (19/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kader Golkar Diminta Jangan Terpancing

Khusus kepada kader Golkar di Maluku Tenggara, Sarmuji meminta agar tidak terpancing dengan situasi saat ini. Kader diminta memberikan kepercayaan kepada kepolisian dalam mengusut kasus ini.

"Kepada kader tetap waspada tapi jangan terpancing situasi. Kita berikan kepercayaan kepada abdi negara kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut," kata Sarmuji.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan