Sertijab Menteri LH, Jumhur Hidayat Resmi Jadi Penjaga Lingkungan RI

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq nan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator bagian Pangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), menggantikan Hanif Faisol Nurofiq nan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator bagian Pangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq nan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator bagian Pangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Mohammad Jumhur Hidayat resmi masuk dalam jejeran Kabinet Merah Putih sebagai Menteri Lingkungan Hidup seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4) lalu. Jumhur menggantikan posisi Hanif Faisol Nurofiq nan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator bagian Pangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq nan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator bagian Pangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sebelumnya Jumhur pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada 2007 hingga 2014 alias pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Masuknya Jumhur Hidayat ke dalam kabinet memunculkan angan besar dari kalangan buruh, seiring dengan latar belakangnya sebagai aktivis buruh. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pada Februari 2022, Jumhur terpilih sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), organisasi pekerja terbesar di Indonesia, untuk masa kedudukan 5 tahun. Memasuki 2024 hingga 2026, dia tetap aktif dalam beragam forum obrolan publik serta aktivitas masyarakat sipil, sekaligus menjadi salah satu tokoh nan kerap muncul dalam dinamika politik nasional. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News