Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, mengingatkan sekarang kepalsuan tidak hanya ada di bumi nyata melainkan merambah media sosial.
Ia menyebut, sekarang media sosial kerap menjadi topeng nan dapat menyembunyikan wajah original seseorang sekaligus membangun gambaran demi kepentingan politik.
"Kini kepalsuan merambah ke mana-mana. Media sosial menjadi topeng, menutup wajah original dan bisa mengubah seribu wajah sesuai kepentingan," ujar Said dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).
Oleh lantaran itu, dia menekankan pentingnya sikap tabayyun alias penjelasan setiap info nan diterima, agar tidak menelan info menyesatkan.
"Sering-sering bertabayun dan silaturahmi, meninggikan logika budi, serta selalu membuka hati dengan berpegang teguh pada jalan nan diridhai Allah SWT,” katanya.
Konsistensi dan Integritas
Menurut Said, prinsip tersebut menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan. Dalam konteks politik, dia juga menegaskan pentingnya konsistensi dan integritas.
"Berpolitik kudu konsisten, setara sejak dari pikiran, tidak hasut sana sini, serta senantiasa membuka tali silaturahmi dan rendah hati. Insya Allah PDI Perjuangan bakal konsisten memegang nilai-nilai ini," kata dia.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·