
Purbaya: Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Rampung, Indonesia Tak Pernah Langgar Janji (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa proses restrukturisasi mengenai biaya tambahan (cost overrun) dan skema manajemen proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah rampung. Keputusan final mengenai penyelesaian proyek ini sekarang hanya tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi kepada publik.
Purbaya mengungkapkan, kepastian ini juga telah disampaikan langsung kepada Pemerintah China melalui Menteri Keuangan China dalam pertemuan terakhir mereka. Langkah ini diambil untuk menjaga kredibilitas Indonesia di mata penanammodal internasional.
“Sudah, sudah kelar tinggal diumumkan. Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan China di situ itu kan ini berasosiasi dengan hubungan jangka panjang antara Indonesia dengan China kan. Saya bilang ke Menteri Keuangan China sudah diputuskan tinggal diumumkan jadi pihak China enggak usah khawatir,” tegas Purbaya usai Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
“Indonesia tidak pernah menyimpang alias tidak pernah melanggar janji. Itu kan kredibilitas kita nan kita jaga di bumi internasional,” imbuhnya.
Purbaya sempat menceritakan hambatan koordinasi pada masa awal pembangunan proyek nan menyebabkan keterlambatan signifikan. Ia menyoroti gimana pihak pengembang, terutama dari pihak China, sempat merasa kebingungan lantaran minimnya pengawalan proyek dari kementerian mengenai pada waktu itu.
Bahkan, menurut Purbaya, sempat terjadi kebuntuan di mana progres pembebasan lahan hanya mencapai 4 kilometer dalam kurun waktu nyaris dua tahun akibat manajemen nan tidak terkonsolidasi.
"Oh itu kan era dulu, cost overrun tinggi waktu ngebangun kan dulu. Setelah dikasih ke China, ada perusahaan di sini sama China bekerja sama itu ya domestik sama ini, manajemennya sempat berpasangan pada waktu itu, sehingga pada satu titik orangnya datang ke saya, CEO Whoosh-nya nan dari China itu bilang, waktu itu ya sekarang sudah diselesaikan, dulu enggak ada kemajuan katanya. Sudah berapa tahun, 2 tahun, 1 tahun, 2 tahun lahan nan dibebaskan baru 4 kilometer pada waktu itu," jelasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·