Purbaya Ancam Birokrat Lelet! Siap-siap Angkat Koper

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kesulitan mengubah kebiasaan jelek birokrat Indonesia, seperti bekerja lamban hingga melakukan tak sesuai ucapan.

Meski sudah melakukan reformasi di Kementerian Keuangan melalui rotasi pejabat secara besar-besaran, sejak menjabat sebagai menteri finansial pada 8 September 2026, dia mengaku tetap menemukan pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan nan bekerja lamban, terutama untuk mencegah kebocoran penerimaan negara.

"Mengubah behavioral system tidak semudah membalik lapak tangan rupanya. Rupanya begitu jika di birokrasi, dikasih tahu A, di depan bilang siap pak, tapi tidak dikerjain tuh sampai 3 bulan. Dikasih tahu lagi, tidak dikerjain lagi," kata Purbaya dalam aktivitas Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Purbaya mengatakan, kebiasaan ini nan membuatnya tetap menemukan bocornya penerimaan negara dari sisi perpajakan. Padahal, dia telah menegaskan komitmennya kepada jejeran Kementerian Keuangan konsentrasi menghapus kebiasaan pembiaran underinvoicing ataupun membiarkan peralatan terlarangan masuk.

"Itu kan saya perbaiki tax collection, saya lindungi market kita dari barang-barang ilegal, sudah mulai jalan sih tapi tetap bocor sana sini. Kata orang di lapangan tetap bocor. Tapi kita bakal perbaiki terus," tegasnya.

Oleh karena itu, Purbaya menekankan, tidak ada lagi pandang bulu bagi setiap pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan. Bila bekerja lambat dan tetap terus bermain di ruang abu-abu, bakal dia copot ataupun mutasi.

"Ketika digeser, baru nangis-nangis. Jadi kita bakal pastikan message itu sampai ke seluruh birokrasi, paling enggak di Departemen Keuangan. Kalau saya suruh kerjain, jika enggak siap-siap saja angkat koper," papar Purbaya.

Meski begitu, dia memastikan, bakal memberikan reward dan insentif nan tinggi bagi para pejabat ataupun pegawai nan bisa melaksanakan tugas darinya dengan cepat.

"Tapi jika kerjanya bagus, kelak kita kasih value alias penghargaan tinggi-tinggi termasuk insentif," tuturnya.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News