Polda Metro Jaya bakal mengerahkan Tim Pemburu Begal untuk memberantas kejahatan jalanan. Ini adalah respons mereka untuk menanggapi kasus pemalak nan terjadi di Jakarta dan sekitarnya.
Saat konvensi pers di Polda Metro Jaya pada Jumat (15/5) Tim Pemburu Begal tersebut sempat ditunjukkan. Mereka mengenakan perlengkapan taktis seperti helm, rompi, dan senjata. Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyebut tim ini bakal beraksi selama 24 jam.
“Rekan-rekan mungkin hari ini memandang ada suasana nan berbeda di belakang kita, kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal nan siap bertindak 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih kondusif lagi,” tutur Iman.
Tim ini, kata Iman, bakal ditempatkan di sejumlah wilayah rawan di wilayah norma Polda Metro Jaya.
“Kami analisa dan kami menemukan titik-titik rawan kejahatan, dan di sana kami bakal tempatkan tim kami, baik itu nan ada di jejeran Polsek, kemudian Polres, dan jejeran Direktorat Reserse Kriminal Umum. Kita bakal sebar di seluruh wilayah norma Polda Metro Jaya,” katanya.
Menurut Iman, sejumlah titik rawan itu berada di luar Jakarta. Angka kejahatan di sana cukup tinggi.
“Untuk wilayah-wilayah nan terjadi cukup banyak, itu di wilayah penyangga, Bekasi, Depok, kemudian Tangerang,” sebut Iman.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·