Wamenhaj Tinjau Layanan Mecca Route di Bandara Juanda, Pastikan Kesiapan Jemaah Embarkasi Surabaya

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Wamenhaj Tinjau Layanan Mecca Route di Bandara Juanda, Pastikan Kesiapan Jemaah Embarkasi Surabaya Ilustrasi(Dok Istimewa)

WAKIL Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau langsung penerapan jasa Mecca Route di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Kamis (15/5). Peninjauan ini bermaksud memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya melangkah optimal dan nyaman.

Dalam kunjungan tersebut Dahnil didampingi Plt Kakanwil Kemenhaj Jawa Timur sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Mohammad As'adul Anam, serta personil Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian.

Dahnil mengawali peninjauan dengan menyisir alur jasa Mecca Route—fasilitas fast track nan memungkinkan jemaah menyelesaikan proses keimigrasian Arab Saudi di airport asal. Ia juga menyapa jemaah Kloter SUB 90 asal Kabupaten Jember dan Kabupaten Situbondo untuk memastikan kualitas pelayanan di lapangan.

"Kami mau memastikan jemaah mendapatkan jasa terbaik sejak dari tanah air," ujar Dahnil di sela peninjauan.

Tak hanya di area terminal, Wamenhaj berbareng rombongan juga memasuki pesawat Saudia Airlines untuk memberikan motivasi dan memimpin angan berbareng para jemaah sebelum lepas landas. 

Dalam sambutannya, Dahnil menyampaikan pesan unik dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan agar jemaah Indonesia menjaga martabat negara dengan menunjukkan adab mulia selama berada di Tanah Suci.

"Presiden berpesan agar jemaah menjadi duta bangsa nan baik. Jaga kekompakan dan saling membantu antar sesama jemaah selama menjalankan ibadah," tegas Wamenhaj.

Terkait kondisi jemaah nan sudah berada di Arab Saudi, Dahnil menyatakan bahwa secara umum mereka dalam keadaan baik dan terus dipantau oleh pemerintah.

Selain itu, Wamenhaj memberikan penjelasan mengenai konsep pembayaran DAM (denda/sembelihan hewan). Ia menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia siap mendukung penyelenggaraan DAM masyarakat, baik melalui program Addahi di Arab Saudi maupun nan dilaksanakan di Indonesia. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia