Munjirin menyebut, untuk mendukung penerapan kebijakan tersebut, Pemkot Jakarta Timur juga tengah melakukan konsolidasi mengenai kesiapan sarana dan prasarana.
"Dalam satu pekan ke depan, seluruh kebutuhan seperti tempat sampah terpilah bakal dipastikan tersedia di setiap ruangan. Pemkot juga menggandeng Baznas Bazis Jakarta Timur untuk membantu penyediaan akomodasi pendukung tersebut," ucap dia.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penerapan sistem pemilahan sampah secara menyeluruh di lingkungan kantor. Saya minta seminggu ini untuk konsolidasi persiapan sarana-prasarananya, kemudian setelah itu kita jalankan," sambung Munjirin.
Dia mengatakan, melalui penerapan SOP dan petunjuk unik ini, Pemkot Jakarta Timur berambisi dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah nan lebih tertib, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi lembaga lain maupun masyarakat luas.
Pemkot Jakarta Timur juga telah menggelar sosialisasi nan diikuti 100 peserta dari ASN dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Fauzi, dan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta pada Selasa 14 April 2026.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·