Pemkab Lebak Targetkan Luas Tambah Tanam 157 Ribu Hektare pada 2026

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Menurut Rahmat, dari produksi beras 440 ribu ton dipastikan surplus, lantaran masyarakat Kabupaten Lebak 1,5 juta jiwa dan memerlukan konsumsi beras 180 ribu ton per tahun

Dengan demikian, kata dia, produksi beras Kabupaten Lebak surplus 260 ribu ton, sehingga bisa menyumbangkan kesiapan pangan nasional.

"Kami berambisi LTT dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) tiga kali musim tanam dengan luas sawah baku 51 ribu hektare itu," ucap Rahmat.

Ia mengatakan,untuk menghadapi Godzilla El Nino alias tandus ekstrem, sehingga letak rawan kekeringan agar dilakukan pemasangan pompanisasi dan perbaikan irigasi serta embung untuk memenuhi kesiapan pasokan air.

Selain itu, kata Rahmat, juga petani dapat menggunakan bibit varietas tahan kekeringan di antaranya Inpari 32, Inpari 42, alias Inpago 8, lantaran varietas tersebut mempunyai daya penyesuaian nan lebih baik di lahan dengan kesiapan air terbatas, sehingga dengan pengaturan waktu tanam dan teknik budidaya nan tepat, produksi padi di sawah tadah hujan tetap terjaga meskipun menghadapi musim kemarau.

"Kita sudah melakukan langkah antisipatif menghadapi kekeringan mulai dari pemetaan letak rawan kekeringan hingga penguatan sistem peringatan awal (early warning system) juga optimasi pengelolaan air melalui irigasi, pompanisasi dan irigasi untuk percepatan tanam di beragam sentra produksi," tutup Rahmat.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita