Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Menantu Gasak Perhiasan dan Dolar Singapura

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta - AF berbareng kelompoknya membunuh lansia Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kota Pekanbaru, Riau. Mereka juga mengambil perhiasan hingga dolar Singapura milik korban.

"Barang bukti sukses kami amankan sebagian besar, khususnya peralatan milik korban nan diambil oleh pelaku, seperti perhiasan emas berupa gelang, anting, cincin, kalung, pin, dan kotak perhiasan," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta, Minggu (3/5/2026).

Kemudian, peralatan bukti lain nan diamankan adalah HP, laptop, speaker, jam tangan, dan teropong.

Selain itu, empat pelaku juga mengambil dolar Singapura milik korban. Uang tersebut sekitar 993 dolar Singapura.

"Uang tunai dolar Singapura, 7 lembar pecahan 100 dolar, lima lembar pecahan 50 dolar, dua lembar pecahan 10 dolar, 9 lembar pecahan 2 dolar, dan 1 lembar pecahan 5 dolar," katanya.

Diketahui, polisi telah mengamankan empat pelaku pembunuhan lansia di Kota Pekanbaru, ialah AF, SL, E, dan L. Polisi menyampaikan AF tega membunuh lantaran sakit hati.

"Hasil pemeriksaan semalam, motif pelaku adalah sakit hati dengan argumen saat menjadi menantu dan tinggal berbareng korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi. Ini pengakuan tersangka," katanya.

Selain itu, motif lainnya adalah pelaku mau mengambil barang-barang berbobot milik korban.

"Motif ekonomi, mau menguasai kekayaan korban," kata Muharman.

Polisi menyangkakan tersangka dengan pasal berlapis, ialah pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan nan mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Pasal 459 dan alias 458 ayat 3, dan alias Pasal 479 dengan ancaman maksimal balasan mati, alias seumur hidup, alias selama-lamanya 20 tahun," katanya. (aik/knv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News