Pigai: Pernyataan Amien Rais Terkait Prabowo-Teddy Diduga Langgar HAM

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai pernyataan Amien Rais mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai kebebasan berpendapat.

Ia menyebut pernyataan tersebut justru berpotensi melanggar kewenangan asasi manusia.

"Pernyataan Pak Amien Rais tidak serta merta masuk kategori kebebasan berpendapat. Dalam konteks HAM, Pak Amien patut diduga melakukan tindakan pelanggaran kewenangan asasi manusia," kata Pigai dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pernyataan Amien Rais diduga mengandung unsur perlakuan tidak manusiawi (inhuman treatment), ialah tindakan verbal nan dapat menimbulkan serangan mental nan hebat.

Selain itu, pernyataan tersebut juga dinilai berpotensi merendahkan martabat Prabowo dan Teddy.

"Verbal torture alias kekerasan verbal. Verbal humiliation alias perundungan alias pelecehan verbal nan menggunakan kata-kata untuk merendahkan, mempermalukan, mengintimidasi, alias menyakiti seseorang secara emosional dan psikologis," katanya.

Ia meminta Amien untuk tidak berlindung di kembali kebebasan berbincang lantaran menurutnya kebebasan berbincang ada batasnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid buka bunyi mengenai video nan diunggah Amien Rais di kanal Youtube-nya mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengidentifikasi sebaran video nan memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter dan serangan individual nan ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat [Amien Aries]," ujar Meutya dalam postingan IG resmi Kemkomdigi, Sabtu (2/5).

Meutya menyebut pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian. Dia menilai pernyataannya bisa berpotensi memecah belah bangsa.

"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, tuduhan serta mengandung ujaran kebencian. Narasi nan dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak mempunyai dasar kebenaran serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," ucap Meutya.

Sementara itu, Amien menyatakan siap dibawa ke jalur norma jika pihak nan disebutkan keberatan dan bisa membuktikan tudingannya.

"Saya diberi tahu ahli-ahli norma itu, Komdigi tidak berhak. Jadi nan berkuasa itu si Teddy, nah itu baru bakal dibawa ke pengadilan. Dan di pengadilan saya bakal percaya sekali, tunjukkan! Saya minta beberapa master ahli apakah betul dia itu gay alias bukan. Nah, gitu saja kelak kita ngobrol-ngobrol lagi," kata Amien saat ditemui usai aktivitas Munas Partai Ummat di Sleman, Minggu (3/5).

(yoa/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional