, TABANAN, – Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, melantik 137 prajurit Bintara Infanteri dalam sebuah upacara di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, pada Jumat. Upacara ini menandai berakhirnya Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran.
Pelantikan ini merupakan tonggak krusial dan berhistoris bagi para prajurit, lantaran mereka telah sukses menyelesaikan pendidikan nan menuntut disiplin, dedikasi, dan pengorbanan. Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan selamat kepada 137 Bintara lulusan Dikmaba Infanteri nan sekarang resmi menyandang pangkat Sersan Dua. "Keberhasilan ini adalah bukti kesiapan awal untuk mengemban tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat," ujarnya.
Pangdam menekankan bahwa keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata. Para lulusan telah dibekali dengan keahlian fisik, mental, dan intelektual untuk menjadi prajurit infanteri nan profesional, tangguh, dan berbudi pekerti dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.
Keberhasilan dan Prestasi
Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar keprajuritan, seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, sebagai landasan moral dalam setiap penyelenggaraan tugas. Selain itu, Pangdam menyoroti pentingnya penyesuaian terhadap perkembangan lingkungan strategis, termasuk ancaman nonkonvensional seperti perang siber, serta mengimbau para prajurit untuk bijak dalam penggunaan media sosial.
Selama dua bulan pendidikan, penilaian Tri Pola Dasar Pendidikan diterapkan. Tiga prajurit meraih prestasi terbaik: Serda Venryanto Tanii A.Md.Pi sebagai peraih nilai tertinggi Tri Pola Dasar sekaligus aspek sikap dan perilaku, Serda Khoirul Ali Sarif pada bagian pengetahuan dan keterampilan, serta Serda Aldy Banamtuan pada bagian jasmani militer.
Demonstrasi Kemampuan
Dalam rangkaian upacara, para lulusan menampilkan demonstrasi keahlian berupa bela diri militer dan tindakan Separko, nan memadukan teknik tempur tangan kosong, penggunaan senjata tajam, serta koreografi teatrikal nan mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit infanteri.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menyatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan ini mencerminkan komitmen Kodam IX/Udayana dalam mencetak prajurit nan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mempunyai integritas dan karakter nan kuat.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·