Sebuah perangkat berat berwarna kuning terekam melewati tenda hajatan. Kendaraan berukuran besar itu masuk ke tempat acara bukan untuk kondangan, tapi menumpang lewat.
Video viral itu rupanya terjadi di Onggojayan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman pada Jumat (10/4) lalu. Jagabaya Kalurahan Banyurejo, Irwan Darmanta, bercerita argumen ekskavator bisa berada di acara warga.
"Tidak ada masalah itu. Jadi kan utara SD itu kan hajatan, sebelah utara lagi itu masyarakat merobohkan masjid untuk direhab. Masjid Al Falah," kata Irwan melalui sambungan telepon, Selasa (14/4).
Saat itu masyarakat memerlukan perangkat berat untuk pembongkaran masjid. Sehingga ekskavator pun melintasi tenda untuk menuju masjid.
"Dan itu lampau lintas aman. Itu hari Jumat-Sabtu tetap dibuka untuk lampau lintas. Tendanya memang di jalan. Acaranya di hari Minggu. Jumat-Sabtu tetap jalan," katanya.
Irwan mengatakan tak ada nan dirugikan dalam video tersebut. Pemilik acara juga tidak mempersoalkan kendaraan berat melintas. Terlebih lantaran akses perangkat berat ke masjid hanya satu jalan itu saja.
"Serba kebetulan saja, masyarakat pengin pembangunan masjidnya jalan, manten (hajatan) tetap jalan. Tapi itu tidak ada masalah. Wong truk bongkaran masjid juga lewat depan situ hari Sabtu," katanya.
Video nan beredar pun dianggap masyarakat sebagai lucu-lucuan saja. Bahkan ekskavator itu nyaris tersangkut hingga akhirnya bisa melewati tenda dengan mulus.
"Semata-mata kebetulan dan family nan punya manten juga tidak masalah," pungkasnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·