Menkop Bakal Koordinasikan soal Lokasi KDMP yang Saling Berdekatan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pengurus melangkah di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih Kemuning nan telah selesai dibangun di Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (14/4/2026). Foto: Angga Budhiyanto/ANTARA FOTO

Menteri Koperasi Ferry Juliantono bakal melakukan koordinasi mengenai letak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hal ini merupakan respons dari adanya letak KDMP nan dibangun saling berdekatan.

Untuk itu koordinasi bakal dilakukan baik dengan pemerintah pusat maupun BUMN nan sedang mengerjakan pembangunan KDMP.

“Sedang kita koordinasikan masalah-masalah nan seperti itu (KDMP nan berdekatan). Nanti kita tadi sudah sampaikan seperti nan tadi sampaikan Pak Menko, bahwa kelak untuk inventarisasi tanah-tanah nan ada masalah alias nan kelak kudu berasosiasi dengan pihak lain, dengan pemerintah pusat alias dengan BUMN, kelak kita bakal selesaikan,” kata Ferry ditemui usai rapat koordinasi KDMP di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta pada Senin (20/4).

Selain itu, ke depan Ferry juga tengah mempertimbangkan skema pembangunan KDMP pada titik nan mempunyai luas tanah di bawah 1.000 meter persegi. Nantinya, untuk luasan tersebut KDMP bisa dibangun secara vertikal.

“Kami juga bakal mempertimbangkan soal letak tanah nan luasnya kurang dari 1.000 meter persegi dan dimungkinkan untuk bisa dibangun vertikal gitu. Itu sedang kita persiapkan dan kita bakal sampaikan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono pada aktivitas Kolaborasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan, di gerai KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026). Foto: Bakom RI

Lebih detail, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan saat ini jumlah titik letak nan sudah memenuhi kriteria luasan tanah untuk dibangun KDMP mencapai 35.408 titik dari rencana pembangunan di 83.764 titik.

Dark situ, KDMP pada 5.714 titik sudah selesai dibangun sementara 25.626 lainnya tetap dalam tahap pembangunan.

“Lahan nan lainnya terus kami data, kelak bakal disesuaikan itu periode berikutnya, lantaran di kota-kota itu tanahnya mahal, ada nan tanahnya punya kota, daerah, ada nan punya lembaga lain, ada beragam macam kepemilikan, dan ada juga luasnya tidak sesuai dengan nan kita harapkan ialah 1.000. Ini kami info terus,” ujar sosok nan berkawan disapa Zulhas itu.

Dari sisi wilayah, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan realisasi pembangunan KDMP tertinggi ialah 1.875 titik disusul Jawa Timur sebanyak 1.866 titik. Jawa Barat berada di posisi berikutnya dengan 529 titik nan telah selesai dibangun.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan