Mau Donor ASI untuk Korban Tragedi Kereta Bekasi, Ini yang Perlu Diperhatikan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi ASI perah nan berwarna kekuningan. Foto: Shutter stock

Di tengah berita pilu akibat tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur pada Senin (27/4), muncul jiwa solidaritas dari para ibu. Tak hanya mengirim doa, banyak nan bergerak memberikan support nyata dengan menawarkan ASI perah (ASIP) untuk bayi korban.

Aksi ini menjadi potret empati nan kuat antar-sesama ibu. Namun, di kembali niat mulia tersebut, proses donor ASI tetap perlu dilakukan dengan kondusif agar tidak menimbulkan akibat bagi bayi penerima ya, Moms.

Hal nan Perlu Diperhatikan Sebelum Donor ASI

Ilustrasi ASI Perah. Foto: thinkstock

Dokter Spesialis Anak nan juga expert kumparanMOM, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, mengingatkan beberapa perihal krusial berikut:

1. Pastikan proses penyimpanan dan pengedaran higienis

ASI perlu diperah menggunakan perangkat nan steril, disimpan dalam wadah bersih, serta didistribusikan dengan menjaga rantai dingin agar kualitasnya tetap terjaga.

“Gunakan wadah steril, rantai dingin terjaga,” ucap dr. Aisya kepada kumparanMOM, Rabu (29/4).

2. Identitas donor kudu jelas

Ilustrasi memompa ASI perah. Foto: Shutterstock

Selain itu, donor ASI sebaiknya juga tidak dilakukan secara anonim. Kejelasan identitas krusial untuk keamanan bayi dan memudahkan pencarian jika diperlukan.

3. Utamakan melalui bank ASI

Jika memungkinkan, lakukan donor melalui bank ASI lantaran sudah melalui proses skrining ketat dan pasteurisasi untuk memastikan keamanan.

“Utamakan donor melalui bank ASI (jika tersedia),” katanya.

4. Perhatikan aspek kepercayaan dan hukum

Ilustrasi bayi minum susu. Foto: Getty Images

Khususnya dalam Islam, donor ASI dapat menimbulkan hubungan mahram (radha’ah) nan mempunyai akibat dalam hubungan family ke depannya.

Di tengah semangat berbagi nan begitu besar, memastikan keamanan tetap nan utama. Dengan begitu, kebaikan nan diberikan bisa betul-betul membawa faedah bagi bayi nan membutuhkan.

kumparan post embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan