Mantan Admin Media Sosial Fuji Akui soal Peggelapan, Akan Segera Dimediasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Selebgram Fujianti Utami Putri saat peluncuran koleksi terbaru Nabila Misha di Hutan Kota by Plataran, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Selebgram Fujianti Utami namalain Fuji menindaklanjuti kasus dugaan penggelapan nan dilakukan oleh mantan admin media sosialnya. Dalam pengembangannya, pihak terlapor sudah mengakui perbuatannya.

Hal ini disampaikan oleh kuasa norma Fuji, Sandy Arifin. Sandy mengatakan bahwa pihaknya juga sudah menghitung jumlah kerugian.

"Kami mendapat info bahwa terlapor sudah mengakui perbuatannya dan kerugiannya juga sudah dihitung tadi, tapi tidak boleh kami sampaikan," ujar Sandy Arifin di Polres Jakarta Selatan, Senin (20/4).

Agenda berikutnya, pihak kepolisian bakal mengarahkan terlapor untuk melakukan mediasi dengan Fuji selaku korban. Proses mediasi, lanjut Sandy, bakal diagendakan dalam waktu dekat.

"Terus kemudian dalam jangka waktu dekat ini, kemungkinan terlapor diberikan waktu untuk memediasi kepada Kak Uti, tapi kita lihat kelak perkembangannya," ungkap Sandy.

"Apakah nan berkepentingan melalui kuasa norma alias melalui keluarganya menghubungi kami alias langsung ke Kak Uti. Karena perkembangannya sudah dari penyelidikan sudah naik ke penyidikan," tambahnya.

Sandy membenarkan bahwa laporan tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan. Pihaknya juga hanya tinggal melengkapi sejumlah bukti dalam persoalan tersebut.

"Tinggal menunggu itikad baik saja dari nan bersangkutan. Jadi sementara seperti itu keterangannya nan pasti dari terlapor sudah diperiksa kemarin dalam proses penyidikan," tukasnya.

Fuji Utami dan kuasa hukumnya, Sandy Arifin, di Polres Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Dalam kesempatan nan sama, adik ipar mendiang Vanessa Angel itu berterima kasih laporannya melangkah dengan lancar. Apalagi, usai penyidikan, tak menutup kemungkinan terlapor bakal ditetapkan sebagai tersangka.

"Alhamdulillah lega lantaran sejenak lagi bakal ditetapkan sebagai tersangka ya, InsyaAllah. Lega banget dikarenakan ini sudah mulai terlihat lah hasilnya gitu," tutur Fuji.

Dalam kesempatan itu, Fuji berambisi mantan admin media sosialnya itu bisa mendapatkan balasan nan seadil-adilnya. Apalagi perlakuan terlapor dinilainya sudah kelewat batas.

"Perlakuan sama saya tuh menurut saya udah kelewatan banget, bukan sekadar duit doang soalnya," tandasnya.

Sebelumnya, pada 2025, Fuji melaporkan admin media sosialnya nan diduga melakukan penggelapan biaya mengenai hasil endorsement ke Polres Jakarta Selatan.

Admin media sosialnya itu diduga tidak melaporkan sejumlah biaya endorsement nan semestinya menjadi kewenangan Fuji.

Menurut Sandy, staf admin tersebut diduga menerima duit dari kerja sama brand, tetapi tidak melaporkan pemasukan itu kepada Fuji. Kecurigaan pun muncul dan membikin kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.

Hinggi kini, laporan tersebut tetap dalam proses investigasi oleh pihak kepolisian.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan