Lotte Chemical Turunkan Kapasitas Produksi Imbas Perang di Iran

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Corporate Planning General Manager Lotte Chemical Indonesia, Lee Dae Lo di area SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026). Foto: Widya/kumparan

PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) terpaksa menurunkan kapabilitas produksi pabriknya akibat terganggunya pasokan bahan baku imbas perang AS-Israel dengan Iran. Perusahaan investasi asal Korea Selatan ini beraksi dengan menggunakan bahan baku nafta dan LPG untuk bergerak di industri hulu petrokimia.

Corporate Planning General Manager Lotte Chemical Indonesia, Lee Dae Lo, mengatakan perang di area Timur Tengah membikin operasional pabrik di Cilegon tidak dapat melangkah normal. Saat ini, perusahaan menghadapi kesulitan besar dalam memperoleh bahan baku dan keterbatasan suplai dunia membikin perusahaan kudu menjalankan pabrik dalam kondisi operasi minimum.

“Saat ini, kami sangat kekurangan bahan baku, misalnya nafta dan LPG. Karena itulah kami mengoperasikan pabrik kami dengan operasi minimum,” kata Lee di area SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (14/4).

Menurut dia, Lotte Chemical telah berupaya mencari pasokan pengganti dari beragam negara untuk memastikan perusahaan bisa terus beroperasi.

Pabrik Lotte Chemical Indonesia, Cilegon. Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

“Namun kami tetap berupaya untuk terus beraksi demi industri Indonesia, terutama industri hilir,” ujarnya.

Sebelum bentrok memanas, nyaris seluruh bahan baku LCI dipasok dari area Timur Tengah. Namun kini, perusahaan mulai mengalihkan sumber impor ke negara lain seperti Singapura, Malaysia, hingga Nigeria di Afrika.

Langkah diversifikasi ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan operasional, meskipun pasokan nan tersedia tetap terbatas dan tidak sepenuhnya bisa menggantikan kebutuhan sebelumnya.

Dia menyebut stok bahan baku nan saat ini dikantongi oleh LCI hanya bakal memperkuat dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami terus berupaya untuk beraksi meskipun dengan operasi minimum,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan