KPK Sebut Bupati Tulungagung Terima Rp2,7 M dari Target Rp5M

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW) disebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mendapat duit setidaknya Rp2,7 miliar dari kepala organisasi perangkat wilayah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Uang itu diperoleh dari permintaan nan dilakukan kepada 16 kepala OPD sejak Desember 2025 sampai awal April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari total permintaan GSW kepada para OPD nan sekurang-kurangnya sebesar Rp5 miliar, realisasi duit nan telah diterima oleh GSW kurang lebih Rp2,7 miliar," ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (11/4) malam, diberitakan Antara.

Menurut Asep ada dua skema permintaan GSW kepada para kepala OPD, pertama ialah meminta secara langsung melalui ajudan. Permintaan duit mulai dari Rp15 juta sampai Rp2,8 miliar.

"Permintaan jatah juga dilakukan GSW dengan langkah menambah alias menggeser anggaran di sejumlah OPD. Jadi, datang ke OPD, kelak saya tambah anggaran OPD ini misalkan 10, nah dia minta dari situ, dari 10 itu minta sekian persen," jelas Asep.

Skema kedua dikatakan adalah patokan 50 persen dari nilai anggaran untuk para OPD.

"Misalkan, jika tadi ditambahkan Rp100 juta, berfaedah dia minta Rp50 juta, apalagi sebelum anggaran tersebut turun alias diberikan kepada OPD tersebut," ungkapnya.

GSW telah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Tulungagung, Jawa Timur, pada 10 April 2026. Selain GSW ada 17 orang lain nan diciduk, termasuk adik kandung GSW, Jatmiko Dwijo Saputro, nan menjabat personil DPRD Tulungagung.

GSW dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal (YOG), ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2025-2026.

(fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional