Irfan memaparkan, keamanan tersebut mulai dari, perjalanan dari Indonesia menuju Arab Saudi, keamanan selama di Arab Saudi, dan keamanan logistik nan bakal mendukung aktivitas jamaah di sana.
"Konflik regional nan terjadi di Timur Tengah memang menjadi perhatian utama. Presiden meminta kepada kami untuk menjadikan keselamatan dan keamanan jamaah sebagai prioritas utama," tutur Gus Irfan.
"Beliau sudah menyampaikan ini ketika Ramadan kemarin. Kemudian kita konsentrasi pada keselamatan keamanan jamaah," sambungnya.
Gus Irfan memastikan pihaknya sudah meningkatkan petugas perlindungan jemaah (linjam) nyaris 100 persen. Bahkan, perihal ini dilakukan sebelum meningkatnya eskalasi bentrok di Timur Tengah.
"Kita Alhamdulillah tahun ini tanpa mengetahui apa nan bakal terjadi di Timur Tengah tahun ini kita sudah sejak awal sudah meningkatkan jumlah perlindungan jamaah nyaris 100 persen," ucap dia.
"Ternyata memang dibutuhkan peningkatan Linjam lantaran situasi di sana tetap belum bisa dipastikan," imbuh Gus Irfan.
Sebagai informasi, jemaah haji Indonesis bakal mulai masuk pondok pada 21 April 2026. Sedangkan, keberangkatan jemaah haji bakal dimulai pada 22 April sampai 21 Mei 2026.
Kloter terakhir keberangkatan jemaah haji dijadwalkan pada 21 Mei 2026. Operasional pemulangan haji dimulai tanggal 1 Juni sampai 1 Juli 2026.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·