Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Tunisia menggelar Diskusi Buku "Indonesia Tunisia Sahabat" dalam Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40 nan digelar dari 23 April hingga 3 Mei 2026 di Elkram, Tunis, Minggu (26/4).
Hadir sebagai narasumber, Zuhairi Misrawi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia dan Muhammad Mathri Shumayda. Tahun ini, Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40.
Zuhairi Misrawi menegaskan, bahwa Indonesia Tunisia Sahabat merupakan tema utama diplomasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunisia
"Kami sangat senang menyampaikan, bahwa hubungan diplomasi dan bilateral Indonesia-Tunisia dibangun di atas fondasi persahabatan nan kokoh sejak tahun 50-an. Bung Karno dan Habib Bourgaiba berkawan dalam meneguhkan visi mewujudkan kemerdekaan dan perdamaian. Hingga sekarang, kedua negara sama-sama personil Non-Blok. Kedua pemimpin merupakan sosok nasionalis," ujar Duta Besar Republik Indonesia nan juga sebagai anak ideologis pemikiran Sukarno.
Dubes Zuhairi Misrawi menambahkan, bahwa generasi muda mesti melanjutkan visi Bung Karno dan Habib Bourgaiba.
"Kami sampaikan pada generasi muda agar melanjutkan visi dan pemikiran Bung Karno dan Habib Bourgaiba. Indonesia-Tunisia Sahabat kudu diterjemahkan dan dipraktikkan dalam diplomasi nan konkret, sehingga membawa kemaslahatan bagi kedua negara", pungkasnya.
Sementara, Muhammad Mathri Shumayda menegaskan, bahwa kedua pemimpin mempunyai kesamaan visi dan pemikiran.
"Saya mencermati, Bung Karno dan Habib Bourgaiba mempunyai kesamaan visi dan pemikiran, sehingga persahabatan mereka menjelma menjadi persahabatan Indonesia-Tunisi nan kokoh", ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·