KAI Commuter Tutup Sementara Peron Jalur 6-8 Stasiun Bogor Mulai Besok

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Sejumlah penumpang antre untuk naik KRL Commuter Line saat hari pertama kerja pascalibur Lebaran di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2026). Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO

PT KAI Commuter mengumumkan bahwa pekerjaan pengembangan prasarana perkeretaapian di Stasiun Bogor melalui perpanjangan jalur 6,7, dan 8 mulai besok, Rabu (15/4). Ini berjalan selama 90 hari pekerjaan ini rampung dan sudah bisa mendukung operasional rangkaian KRL. Terutama setelah kereta stamformasi 12 (SF12) beraksi secara penuh di seluruh jalur jasa Stasiun Bogor.

Sebelumnya, di jalur-jalur ini secara maksimal hanya melayani Commuter Line SF10. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan pada pekerjaan pengembangan prasarana jalur rel ini, jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor bakal ditutup sementara untuk jasa naik-turun pengguna.

“Selama periode pekerjaan mulai besok 15 April 2026, pengguna Commuter Line Bogor nan naik dan turun hanya bakal dilayani di peron jalur 2-3 dan peron jalur 4-5,” jelas Karina dalam keterangannya, Selasa (14/4).

KAI Commuter juga bakal membangun akomodasi selasar dan penyeberangan rel sementara untuk memudahkan perpindahan penumpang dari pintu masuk sisi barat, tepatnya dari arah Jalan Kapten Muslihat menuju peron jalur 2, 3, 4 dan 5.

Ilustrasi para pengguna KRL di Jakarta. Foto: Shutterstock

Akses keluar masuk untuk tap in/out di hall barat stasiun nantinya juga bakal diatur secara situasional jika terjadi antrean di jam sibuk. Pengguna dari sisi selatan Stasiun juga bisa menggunakan JPO Stasiun Bogor Paledang untuk menuju peron pemberangkatan Commuter Line.

Lebih lanjut, Karina menyampaikan bahwa selama penutupan jalur 6, 7 dan 8 ini terdapat penyesuaian agenda keberangkatan alias kehadiran pada 31 agenda perjalanan Commuter Line Bogor. “Terdapat penyesuaian 31 agenda keberangkatan dan kehadiran perjalanan Commuter Line Bogor selama 2-3 menit dari agenda sebelumnya. Sedangkan pemberangkatan lainnya tidak mengalami perubahan,” tambah Karina.

Perpanjangan jalur ini merupakan respons strategis terhadap tren peningkatan volume pengguna kereta api di Stasiun Bogor nan terus tumbuh secara signifikan. Dengan jasa Commuter Line Jabodetabek dan KA Pangrago menjadikan Stasiun Bogor sebagai stasiun dengan volume pengguna kereta api terbanyak setiap harinya dengan rata-rata harian sebanyak 98 – 100 ribu orang nan naik dan turun di stasiun ini.

video story embed

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan nan ditimbulkan kepada seluruh pengguna Commuter Line di Stasiun Bogor selama proses pembangunan. KAI Commuter juga memastikan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan pengguna.

KAI Commuter juga mengimbau kepada pengguna Commuter Line nan bakal naik dan turun di Stasiun Bogor untuk menyesuaikan alur keberangkatan dan kehadiran serta agenda perjalanan Commuter Line nan baru nantinya.

"Selalu ikuti pengarahan petugas di Stasiun serta memandang signage nan sudah terpasang/tersedia.Terkait info perubahan-perubahan jasa bakal selalu kami pembaruan melalui media sosial dan website KAI Commuter di commuterline.id," tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan