Liputan6.com, Jakarta - Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, LRT Jabodebek memperkuat sistem keselamatan operasional dengan memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi prima.
Seluruh pekerja Divisi LRT Jabodebek diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up/MCU) sebagai langkah preventif untuk meminimalkan akibat dalam operasional perjalanan.
Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif, meliputi pemeriksaan fisik, tes darah, rekam jantung (EKG), visus mata, rontgen paru, tes urine, hingga skrining kesehatan mental.
Menurut Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika, seluruh pekerja tanpa terkecuali mengikuti rangkaian ini guna memastikan kesiapan bentuk dan psikologis dalam menjalankan tugas operasional nan berisiko tinggi.
Dia menegaskan, aspek manusia merupakan salah satu komponen paling krusial dalam sistem keselamatan transportasi modern.
"Dalam operasional transportasi publik, kesiapan SDM adalah salah satu aspek akibat paling kritis. Karena itu, seluruh petugas wajib dalam kondisi sehat secara bentuk dan mental sebelum bertugas. Ini adalah bagian dari sistem keselamatan nan diterapkan secara disiplin," ujar Radhitya, Senin (20/4/2026).
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·