Istana Kaji Penempatan TNI di UNIFIL Pasca 3 Prajurit Gugur

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dari Indonesia sedang beroperasi di sepanjang Garis Biru di sekitar El Odeisse, Lebanon selatan. 16 Februari 2023. Pasqual Gorriz (UNIFIL) Foto: Pasqual Gorriz (UNIFIL)

Istana mengaku bakal mengkaji soal penempatan prajurit TNI dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ini dilakukan pasca kejadian gugurnya 3 prajurit TNI di sana.

"Iya pasti, pasti (akan dievaluasi penempatan TNI di UNIFIL)," kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan, Rabu (8/4).

"Apa nan kita minta nan disampaikan perwakilan kita di PBB juga itu bagian dari pertimbangan gitu," sambungnya.

Saat disinggung soal potensi penarikan TNI nan sudah ada di UNIFIL saat ini, Prasetyo belum bisa memastikannya.

"Ya, kita lihat dulu hasilnya kan," ujarnya.

Sebelumnya, investigator PBB pada Selasa (7/4) mengumumkan temuan awal adanya indikasi kuat tembakan tank Israel dan peledak (IED) Hizbullah nan menyebabkan gugurnya 3 prajurit TNI nan tergabung dalam UNIFIL.

Ketiga jenazah prajurit itu telah dipulangkan ke Tanah Air dan dimakamkan di tiga tempat berbeda pada Minggu (5/4).

Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. Serka (Anm) M. Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo, Magelang. Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan