Liputan6.com, Jakarta - Infografis mengenai rupanya, selain Selat Hormuz, rupanya ada jalur pelayaran untuk distribusikan minyak. Ya, seperti diketahui, minyak mentah menjadi sumber energi penting.
Hasil produk minyak tersebut itu dipakai dalam beragam mesin, peralatan dan produk antara lain kosmestik dan cat. Seiring minyak nan menjadi sumber energi, jalur distribusinya juga menjadi perihal penting.
Mengutip laman marineinsight.com 2024, berasas laporan Energy Information Administration alias Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat, sekitar 61 persen minyak mentah bumi diangkut melalui jalur laut nan menghubungkan wilayah penghasil minyak utama dan pasar.
Terdapat jalur pengiriman minyak internasional dan jalur internal di wilayah dan negara nan menangani pengiriman minyak.
Untuk Selat Hormuz, terletak di antara Iran dan Oman, jalur air strategis ini menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan Teluk Oman. Ini adalah jalur pengiriman minyak terpenting di dunia, dengan aliran minyak tercatat sekitar 21 juta barel per hari pada 2022.
Namun, selain Selat Hormuz, ada pula Selat Malaka nan termasuk rute terpendek ke Asia. Jalur air krusial ini terletak di antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Kemudian, Terusan Suez Mesir nan juga merupakan rute transportasi minyak vital lainnya. Terusan ini menghubungkan Laut Merah dan Teluk Suez dengan Laut Mediterania.
Lantas, Selat mana lagi sajakah nan mempunyai peran krusial untuk pengedaran minyak dunia? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini:
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·