
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Dikonsumsi Warga Amazon, Diolah Jadi Sup Tradisional (Foto: Ist)
JAKARTA — Ikan sapu-sapu nan di Indonesia kerap dianggap (benih)penyakit rupanya mempunyai nilai konsumsi di wilayah lain. Di area Amazon, Amerika Selatan, ikan ini dikenal dengan nama carachama dan justru menjadi bahan utama dalam beragam hidangan tradisional.
Salah satu olahan nan cukup terkenal adalah caldo de carachama, sup unik Ekuador nan menggunakan ikan air tawar tersebut sebagai bahan utama. Proses pembuatannya dimulai dengan membersihkan ikan secara menyeluruh, kemudian direbus hingga teksturnya lunak.
Dalam penyajiannya, sup ini biasanya dipadukan dengan bahan lokal seperti singkong dan pisang raja. Sementara itu, ramuan seperti bawang putih, ketumbar, dan cabe aji digunakan untuk memperkaya cita rasa. Hidangan ini umumnya disajikan hangat, kerap ditemani nasi alias perasan jeruk nipis sebagai pelengkap.
Carachama sendiri merupakan jenis ikan air tawar dari golongan lele (Siluriformes) nan hidup di cekungan Sungai Amazon, mencakup wilayah Brasil hingga Peru. Ikan ini banyak ditemukan di wilayah rawa dangkal nan kaya vegetasi dan material organik.
Secara ekologis, carachama mempunyai peran krusial lantaran kemampuannya mengonsumsi bahan organik seperti kayu lapuk dan serangga. Kebiasaan ini membantu proses penguraian alami di ekosistem perairan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·