Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyaksikan penyerahan Surat Pernyataan Kesediaan Memberikan Bantuan Keuangan Khusus oleh Pemerintah Kota Medan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Selain itu, penyerahan juga dilakukan oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.
Prosesi penyerahan tersebut menjadi rangkaian aktivitas Kasatgas Tito dalam menghadiri Rapat Kerja APEKSI Komisariat Wilayah I di Ballroom Hotel Kyriad Muraya, Kota Banda Aceh, Aceh, Senin (20/4/2026). Di sisi lain, prosesi tersebut juga menandai komitmen wilayah dalam mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.
Seperti diketahui, sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan kebijakan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran (TA) 2026 untuk seluruh wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dengan besaran minimal sama dengan TA 2025, baik bagi wilayah terdampak musibah maupun nan tidak. Kemudian, Mendagri menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.3/1084/SJ nan memuat rekomendasi bagi wilayah nan tidak terdampak musibah di tiga provinsi tersebut untuk mendukung pemulihan pascabencana.
“Saya mengeluarkan surat info resmi, bukan untuk saya. Satu rupiah pun enggak bakal untuk saya. Tapi semata-mata lantaran saya Kasatgas bisa memandang persoalan di semua wilayah ini,” ujar Tito.
Berdasarkan info Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri per 20 April 2026, tercatat delapan wilayah berkomitmen mengusulkan support kepada wilayah terdampak musibah di Aceh. Daerah tersebut antara lain Kota Medan nan menyampaikan support finansial sebesar Rp50 miliar kepada Kabupaten Aceh Tamiang. Kemudian, Kabupaten Deli Serdang mengusulkan support sebesar Rp50 miliar kepada Kabupaten Aceh Timur.
Selanjutnya, Kabupaten Simalungun mengusulkan support sebesar Rp30 miliar kepada Kabupaten Aceh Utara. Kabupaten Asahan mengusulkan support sebesar Rp30 miliar kepada Kabupaten Bireuen. Serta Kabupaten Serdang Bedagai mengusulkan support sebesar Rp25 miliar kepada Kabupaten Pidie Jaya.
Selain itu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengusulkan support sebesar Rp25 miliar kepada Kabupaten Aceh Tengah. Kemudian, Kota Pematangsiantar mengusulkan support sebesar Rp25 miliar kepada Kabupaten Bener Meriah. Serta Kabupaten Labuhanbatu mengusulkan support sebesar Rp25 miliar kepada Kabupaten Gayo Lues.
“Terima kasih kepada seluruh kepala daerah, delapan kepala wilayah nan menyumbangkan alias menghibahkan untuk kepala wilayah [terdampak musibah di Aceh] nan betul-betul saya tahu mereka sulit,” tandasnya.
Usai menyaksikan penyerahan tersebut, Tito bertolak menuju Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Di masjid tersebut, Tito menyerahkan support berupa satu unit mobil operasional untuk Masjid Raya Baiturrahman. Tito berambisi support tersebut dapat membantu penyelenggaraan operasionalisasi masjid nan merupakan jantung kehidupan masyarakat Aceh.
“Sekaligus juga saya meminta support dari Masjid Baiturrahman agar tugas untuk pemulihan musibah bisa didoakan dipercepat, dan mendapat rida dari Allah Swt.,” tandas Tito.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·