Jakarta, CNBC Indonesia - Pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia, GIICOMVEC 2026, resmi digelar pekan ini di Jakarta. Ajang business-to-business ini kembali datang dengan konsep nan lebih interaktif, menyasar langsung kebutuhan pelaku upaya di sektor transportasi dan logistik.
Tahun ini, pameran beranjak ke letak baru di Jakarta International Expo Kemayoran nan dinilai lebih strategis untuk menjangkau pelaku industri. Sejak hari pertama persiapan, area pameran sudah dipenuhi aktivitas pembangunan booth dari beragam merek otomotif global.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika mengatakan, arena ini mencerminkan perkembangan industri otomotif nasional nan semakin kompetitif.
"GIICOMVEC 2026 menjadi bukti bahwa industri otomotif nasional telah bisa menghasilkan line-up kendaraan komersial dengan standar kualitas global. Kami mau menunjukkan bahwa kendaraan niaga nan diproduksi di Indonesia mempunyai daya saing tinggi, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga sangat kompetitif di pasar internasional. Pameran ini adalah gambaran kekuatan industri otomotif khususnya kendaraan komersial kita saat ini," jelas Putu di GIICOMVEC JiExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026).
Berbagai merek otomotif telah bersiap menampilkan lini produk unggulan mereka. Untuk kendaraan niaga ringan, sejumlah brand seperti Daihatsu, DFSK, hingga Toyota mengisi area utama pameran, sementara kendaraan berat dan perangkat berat dipusatkan di hall terpisah.
Tidak hanya menampilkan produk, penyelenggara juga menghadirkan pengalaman langsung bagi pengunjung. Fasilitas ini dirancang agar pelaku upaya dapat menilai kendaraan secara lebih komprehensif sebelum mengambil keputusan bisnis.
"Melalui GIICOMVEC 2026, kami mau memfasilitasi kebutuhan industri bakal kendaraan komersial nan tidak hanya andal, tetapi juga mendukung sasaran pemerintah dalam efisiensi daya dan keselamatan transportasi. Pameran ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku upaya untuk berganti info dan teknologi demi mencapai sistem transportasi nan lebih modern dan berkelanjutan," jelas Putu.
Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO, Anton Kumonty, menegaskan pendekatan interaktif ini menjadi nilai tambah utama pameran tahun ini.
"Kami mau GIICOMVEC 2026 membantu para pengusaha mengambil keputusan dengan mudah. Lewat Demo Area dan Outdoor Static Display, visitor bisa mencoba langsung performa kendaraannya. Kami mau memastikan kendaraan nan dipilih betul-betul berfaedah dan cocok untuk memajukan upaya mereka," ujar Anton.
Selain area dalam ruangan, visitor juga dapat memanfaatkan Demo Area untuk menguji performa kendaraan secara langsung. Sementara itu, Outdoor Static Display memberikan ruang bagi visitor untuk memandang perincian kendaraan dalam kondisi nyata di luar ruangan.
GIICOMVEC 2026 digelar pada 8 hingga 11 April 2026, dengan tiga hari pertama difokuskan untuk pelaku upaya dan hari terakhir dibuka untuk publik. Berbeda dari pameran otomotif pada umumnya, arena ini tidak memungut tiket masuk, namun visitor diwajibkan melakukan registrasi sebagai trade visitor.
Dengan konsep nan lebih terintegrasi antara pameran, uji coba, dan forum diskusi, GIICOMVEC 2026 diharapkan menjadi titik jumpa antara kebutuhan industri dan solusi teknologi kendaraan niaga nan terus berkembang.
Foto: Sejumlah kendaraan komersial dipajang selama pameran business-to-business (B2B) GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 di JiExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Sejumlah kendaraan komersial dipajang selama pameran business-to-business (B2B) GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 di JiExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
(dce)
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·