Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 nan mengguncang wilayah utara Jepang tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Episenter gempa bumi itu terletak pada koordinat 39.92° LU; 142.88° BT pada kedalaman 10 km. Berdasarkan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk serta mempunyai sistem naik (thrust fault).
"Hasil kajian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia," kata Plt Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangannya, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Japan Meteorological Agency (JMA) mengeluarkan peringatan awal tsunami lokal untuk bagian tengah pantai Pasifik Hokkaido, pantai Pasifik Prefektur Aomori, serta Prefektur Iwate dengan status awas.
Kemudian, wilayah bagian timur dan barat pantai Pasifik Hokkaido, pantai Laut Jepang di Prefektur Aomori, serta Prefektur Miyagi dan Prefektur Fukushima dengan status siaga.
"Hasil pemantauan sementara BMKG melalui sensor muka air laut, tsunami terdeteksi setinggi 60 cm di Miyako pada pukul 15.30 WIB," uca Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat mengimbau kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia dihimbau agar tetap tenang.
"BMKG bakal terus memonitor perkembangan akibat gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat," pungkasnya.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah utara Jepang disertai dengan peringatan gelombang tsunami, pada Senin (20/4).
Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperingatkan peringatan tsunami sekitar tiga meter di sejumlah wilayah Jepang, dikutip dari AFP.
Gempa terjadi sekitar pukul 16.53 waktu setempat di perairan Samudra Pasifik, lepas pantai Prefektur Iwate, Jepang. Guncangan gempa tersebut sangat kuat hingga mengguncang gedung-gedung di Tokyo nan berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.
(dis/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·