
Natalius Pigai Sebut Korban Tahu Pelaku Penembakan di Puncak Papua Tengah (Mei Sada)
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan pelaku penyerangan terhadap penduduk sipil di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebenarnya telah diketahui masyarakat setempat. Namun, menurutnya, hingga saat ini belum ada pihak nan secara terbuka mengakui bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
1. Korban Tahu Pelaku Penembakan
Pigai menyampaikan perihal tersebut seusai menerima laporan dan menghimpun info dari beragam sumber.
“Peristiwa itu terjadi siang hari. Pelakunya sudah tahu. Itu tidak bisa diperdebatkan. Mereka nan menjadi korban tahu. Masyarakat di letak juga sudah tahu,” ujar Pigai di Kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Pigai mengingatkan agar tidak ada pihak nan justru saling melempar opini tanpa dasar. Menurutnya, saat ini nan terpenting adalah keberanian pihak nan terlibat untuk mengakui perbuatannya nan telah mengakibatkan 15 orang meninggal bumi dan 7 lainnya terluka.
“Jangan usah bermain opini. ‘Bukan kami’, ‘oleh dia’, ‘oleh mereka’, itu tidak usah,” tegasnya.
Ia menilai, keterbukaan sangat diperlukan agar kasus ini tidak berkembang menjadi persoalan nan lebih besar. Pigai menilai, jika pelaku tidak diungkap ke publik, gambaran Indonesia di mata internasional bakal terganggu.
Ia apalagi menyebut, jika kasus ini tidak ditangani dengan sigap dan transparan, berpotensi menjadi “bom waktu” nan bisa mengganggu stabilitas nasional.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·