Fairuz A. Rafiq Ungkap Batasan Keluarga Suami dalam Rumah Tangga

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Fairuz A. Rafiq di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Judul movie terbaru Fairuz A. Rafiq, Keluarga Suami Adalah Hama, terdengar ekstrem bagi sebagian orang. Namun bagi Fairuz, titel tersebut jadi representasi keresahan istri nan merasa ruang mobilitas rumah tangganya diacak oleh pihak luar.

Lewat proyek ini, Fairuz punya pandangan soal batas antara family besar dan rumah tangga inti. Fairuz bercerita, bahwa begitu titel movie ini diumumkan ke publik, respons nan masuk sangat luar biasa.

"Waktu pas saya nge-post baru kata-kata Keluarga Suami adalah Hama, itu ada 200 orang nan komen dan mereka merasa bahwa, 'Ih kok kayak gue banget sih'," cerita Fairuz.

Fairuz A. Rafiq di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Meski filmnya menggambarkan bentrok mertua dan ipar nan menyebalkan, Fairuz secara pribadi beruntung punya kehidupan nyata nan jauh dari drama tersebut.

"Alhamdulillah suami saya baik, terus juga ipar-ipar saya baik. Almarhum mertua saya juga baik banget ya alhamdulillah berterima kasih mempunyai rezeki family suami nan luar biasa," ungkap Fairuz.

Bagi Fairuz, arti rezeki dalam sebuah pernikahan tidak melulu soal materi alias duit nan berlimpah.

"Ini adalah salah satu aspek di saat saya main di sini saya jadi tahu, oh rezeki tuh enggak selalu uang, punya family suami nan baik tuh itu juga rezeki," jelasnya.

Soal Batasan Campur Tangan Keluarga

Mengenai pemisah wajar kombinasi tangan keluarga, Fairuz punya prinsip nan tegas.

Menurutnya, rumah tangga haru dipimpin oleh sang suami dan istri sebagai wakilnya.

"Kalau orang sudah berumah tangga itu berfaedah dia sudah mempunyai rumah tangganya sendiri. Jadi memang sudah ada kepala keluarga, terus juga kita kan ibaratnya kapten itu pasti dia punya wakilnya," tutur Fairuz.

Pemeran movie Fairuz A. Rafiq berbareng pasangannya Sonny Septian tiba saat menghadiri resepsi pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (19/6/2025). Foto: Agus Apriyanto

Ia menyarankan setiap pasangan nan baru menikah mempunyai kemandirian secara tempat tinggal. Hal ini krusial untuk menghindari tekanan dari pihak luar.

"Baiknya jika sudah berumah tangga itu punya rumah sendiri. Jadi ya udah punya tempat sendiri jadi biar menghindari bentrok nan semestinya enggak perlu terjadi," tegas Fairuz.

Dalam movie Keluarga Suami Adalah Hama, penonton bakal memandang gimana karakter Intan (Raihaanun) tertekan lantaran kudu tinggal berbareng family besar suaminya nan mengalami kesulitan ekonomi.

Intan apalagi merasa posisinya bergeser dari istri menjadi pembantu akibat tuntutan family besar nan tak ada habisnya.

Fairuz berambisi melalui movie garapan Anggy Umbara ini, masyarakat bisa menetapkan batas nan sehat dalam berkeluarga.

"Aku pernah alami kegagalan, akhirnya berhasil, pasti banyak banget nan nanya gimana caranya punya family nan happy. Jadi ya pastinya banyak nan nanya sih kayak gitu," tutup Fairuz.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan