Exco PSSI, Kairul Anwar, buka bunyi mengenai kejadian tendangan 'kung fu' nan dilayangkan pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, Fadly Alberto Hengga, kepada pemain Dewa United U-20. Ia menyebut, Alberto bisa dikenakan hukuman akibat perbuatannya.
Kairul Anwar menjelaskan, Alberto bisa dijatuhi hukuman berat berupa larangan bermain imbas tindakan kasarnya.
"Komdis pasti bakal merunut pada Kode Disiplin PSSI 2025. Ofisial, perangkat pertandingan, dan pemain bakal didalami sebagai bagian dari kejadian ini. nan jelas, Komdis tidak bakal memandang siapa pemain ini, tapi siapa nan melakukan, pasti bakal disanksi tegas," ujar Kairul, Senin (20/4).
"Itu [soal hukuman] ranah badan yudisial, tapi jika memandang kejadian itu berpotensi larangan bermain dalam jangka waktu tertentu, bisa 1 tahun lebih. Tapi semua kembali ke komdis," jelas dia.
Tak hanya itu, posisi Alberto nan merupakan penggawa Timnas U-20 Indonesia juga terancam. Teranyar, dia telah dicoret dari skuad.
"Dia itu masuk di antara lima besar terbaik Timnas U-20. Informasi ke kami, sudah dicoret tadi malam oleh Coach Nova Arianto," kata Kairul.
Reporter: Intan Khansa
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·