Jakarta, CNBC Indonesia - Industri otomotif nasional menghadapi tekanan dari beragam arah di tengah dinamika global. Namun di kembali tantangan tersebut, performa ekspor justru menunjukkan tren nan baik dan menjadi penopang utama pertumbuhan sektor ini.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa daya saing industri otomotif Indonesia semakin terlihat di pasar global. Meski tidak bisa dipungkiri industri otomotif Indonesia juga tidak lepas dari beragam tantangan.
"Namun, kita patut berterima kasih lantaran nomor ekspor kita justru semakin menguat, apalagi di tahun 2025 lampau sukses mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kinerja ekspor sekarang telah menjadi pilar utama pertumbuhan industri nasional, termasuk di sektor kendaraan komersial nan memberikan kontribusi sangat strategis," kata Putu dalam pembukaan GIICOMVEC 2026 di JiExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026).
Lonjakan ekspor tersebut tercermin dari meningkatnya pengedaran kendaraan ke beragam negara tujuan. Penetrasi pasar nan semakin luas memperlihatkan bahwa produk otomotif Indonesia kian diterima di level internasional.
Foto: Aktivitas Terminal Kendaraan di Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (17/12/2021). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Aktivitas Terminal Kendaraan di Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (17/12/2021). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
"Sepanjang tahun 2025 mencatat total pengiriman kendaraan utuh (CBU) ke 93 negara tujuan nan mencapai 518.212 unit, alias meningkat sebesar 9,75% dibandingkan tahun sebelumnya nan tercatat sebesar 472.194 unit," ujar Putu.
"Sektor kendaraan komersial sendiri menyumbangkan 20.326 unit dari total tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kualitas produksi kendaraan komersial rakitan Indonesia sekarang telah diakui dan menjadi jagoan di pasar internasional," lanjutnya.
Kinerja ekspor nan kuat turut memperkuat posisi Indonesia sebagai pedoman produksi otomotif di kawasan. Di sisi lain, kapabilitas produksi nasional nan besar tetap menyisakan ruang untuk dioptimalkan.
"Pencapaian positif dari ekspor di tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa manufaktur otomotif kita telah memenuhi standar dunia. Saat ini, nomor produksi mobil di Indonesia berada di kisaran 1,2 juta unit pada tahun 2025. Namun, GAIKINDO optimis penyerapan produksi bakal dapat memaksimalkan kapabilitas produksi industri otomotif Indonesia nan mencapai nomor lebih dari 2 juta unit per tahun," ujarnya.
(fys/wur)
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·